Lagi, Viral Video Pria di Medan dengan Pelakor Digrebek Istri Sah di Kos-kosan

Pria Medan dengan Pelakor Digrebek Istri

PrimaBerita – Seorang pria di Medan digrebek sang istri dengan wanita pelakor di sebuah kos-kosan di Jalan Tuasan disamping Gang Rukun, Desa Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (5/7/2020) sekitar pukul 01.30 WIB.

Dalam video amatir durasi 6 menit 29 detik, terlihat sang istri yang mengenakan gaun berwarna hitam, memakai masker dan rambut diikat, tampak menaiki sebuah tangga kos-kosan berlantai II ditemani seorang pria berbaju merah.

Setelah sampai depan kamar yang diduga tempat suaminya memadu kasih dengan Wanita Idaman Lain (WIL), sang istri WK tampak memberhentikan langkahnya.

Pria berbaju merah yang mengikuti dari belakang, kemudian mengambil ancang-ancang untuk mendobrak kamar. Dan benar, setelah pintu didobrak tampak di dalam kamar ada beberapa orang sedang bersama.

Terlihat dua pasangan sedang tidur di bawah lantai beralaskan karpet. Sedangkan sang suami bernama Joni (30) yang tampak tidak memakai baju, panik bukan kepalang saat sang istri memergoki aksinya memadu kasih dengan TP (23) WIL yang mengenakan daster motif bunga.

Berikut perdebatan dalam video Pria di Medan dengan Pelakor Digrebek Istri Sah di kos-kosan

“Oh gitu buang stres sama lainnya lont* gini, cewek murahan,” kata sang istri marah.

“Enggak tahu malu loe lont*. Sok kecakapan lu tahu enggak. Anj*** lu tahu enggak. Enggak tahu malu lu. Janda aja pun sok kali lu,” teriak sang istri.

Sang suami yang memiliki tato di lengan hanya bisa celingak-celinguk melihat sang istri yang murka.

“Oh gitu, buang stres sama lont*. Lu masukin itu lu ke barang dia. Waduh, hebat lu ya. Lu kasih dia apa,” tanya sang istri ke suami.

“Mana ada kasih apa-apa,” jawab si suami.

“Dasar pelakor lu tahu enggak. Lont* anj*** kau. Laki orang aja lu mau. Sangkin enggak lakunya lu kayak gitu tahu enggak. Katanya lu cantik. Cantik harusnya bisa dapat yang lebih dong,” tegas sang istri melihat kepada si pelakor yang coba menutupi wajahnya menggunakan kain berwarna krim.

Si suami kemudian berpindah tempat duduk dari depan TV ke bangku yang berada di belakangnya.

“Lu kurang aja suka jajan sana-sini,” ucap sang istri.

“Istri lagi hamil lu kayak gitu. Lu sengaja hamilin gue supaya lu bisa enak-enakan sama dia kn. Enggak tahu diri lu jadi orang tahu enggak,” kata sang istri.

“Anak bini lu, lu bawa jalan-jalan enggak, hah. Bawa jalan-jalan enggak. Sama yang gitu aja mau lu. Udah di pakai berapa orang ini,” tanya si istri ke suami sambil menunjuk-nunjuk ke arah si pelakor.

Si istri kesal mengatakan ke suami bahwa si pelakor tidak mencintainya dan hanya mau uang saja.

“Dia cuma mau uang lu aja, lu mau. Coba lu kere, mana mau dia sama loe. Enggak mau kan. Coba lu tanya dia, kalau lu kere mau enggak dia sama lu,” tanya sang istri lagi.

Pelakor tidak merasa bersalah

Si pelakor yang menutupi wajahnya, bukannya mengakui kesalahan sudah memadu kasih dengan suami orang, dia malah coba menasehati sang istri yang menggerebek suaminya.

“Sudah kak, kau instrospeksi diri aja,” kata si pelakor.

“Lu jangan suruh aku instrospeksi diri, lu ajalah yang instrospeksi diri. Enggak tahu malu lu. Kata lu hari itu enggak mau ganggu-ganggu lakik gue lagi. Buktinya apa, buktinya apa,” tanya sang istri ke pelakor.

“Dia yang cinta sama aku, terserah dialah mau sama siapa,” jawab si pelakor malu-malu sambil memainkan handphone.

Tak lama berselang, beberapa orang teman-teman si pelakor yang tidur di lantai disuruh bangun dan dilakukan pemeriksaan dan satu persatu mereka digeledah.

“Kau bukannya jaga anak dirumah,” kata si istri ke pelakor.

“Kau juga anak kau, kau pukuli enggak ada otak,” jawabnya.

Si pelakor mengatakan, kalau si istri perempuan baik-baik seharusnya tidak begitu.

“Katanya cantik, tapi enggak laku kan,” sindir si istri ke pelakor.

“Lakulah aku sama lakik kau,” jawabnya.

“Cuma sama lakik aku kau laku kan. Kan lakik kau cinta sama aku. Lagian buat apalagi sama lakik orang, kan udah ada lakikmu,” jawabnya lagi.

Si istri sempat bertanya ke si pelakor yang disebut-sebut punya pacar.

“Katanya lu punya pacar polisi, suruhlah sini tembak aku. Seberapa hebat sih bisa nembak aku. Aku mau lihat berapa hebat dia bisa nembak orang sembarangan,” tanya si istri menantang selingkuhan suaminya.

Sekira pukul 02.00 WIB datanglah Hendri teman dari Joni dan Hadi ke kamar kos dengan membawa makanan.

Kemudian dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap Hendri ditemukan dari celana dalam Hendri 1 bungkus lipatan dari tisu dan setelah dibuka lipatan tisunya, ternyata isinya 1 bungkus plastik klip yang berisikan 6 butir ekstasi.

 

Add a Comment