Obrolan Polisi di Medan Viral : Jangan Apa, Supaya Gak Jadi itu Kali

Obrolan Polisi di Medan Vira

PrimaBerita – Video obrolan polisi di Medan menjadi viral di media sosial. Obrolan itu viral karena bahasanya yang sulit di mengerti orang biasa, bahasa ini dinyatakan sudah sering dipakai oleh masyarakat Medan.

Bagi orang yang tidak tinggal di Medan mungkin akan sulit untuk menerjemahkan obrolan tersebut dan tentu saja membuat sebagian orang menjadi pensaran apa maksud dari obrolan polisi itu.

Obrolan polisi di Medan yang viral itu  menggunakan kata ‘ jangan apa’ dan ‘itu kali, dalam video itu terlihat ada lima personel kepolisian seperti sedang di dalam satu ruangan. Ada salah satu personel yang berdiri seperti memberi arahan ke personel lainnya.

“Baik, selamat malam. Untuk piket malam hari ini saya minta agar kalian jangan terlalu apa ya. Karena ini situasi udah mulai apa, yang penting yang agak kalian ini kan sikit. Udah itu yang tidak perlu ini kali nggak usah di-itu-kan lah. Yang penting kita sama-sama meng-apa-kan aja supaya nggak terjadi apa karena Pak Reskrim sudah meng-apa-kan kita semua. Terutama pimpinan kita sudah mulai ini lah, yang penting kita inikan supaya nggak jadi itu kali,” ujar salah satu polisi.

“Siap,” ujar personel lainnya.

Video obrolan berdurasi 25 detik itu pun viral. Netizen yang berada diluar wilayah Medan pun bertanya-tanya apa maksud dari percakapan polisi tersebut.

Saat dimintai keterangan kepada polisi yang ada didalm video itu, Ipda Nanang Kusumo bertugas sebagai Kanit I STNK Ditlantas Polda Sumut ini pun memberi penjelasan soal video yang viral tersebut.

“Video itu diambil pada saat pelaksanaan piket penjagaan malam hari Kamis tanggal 11 Juni 2020 di Mako Dit Lantas Polda Sumut. Sebelum pelaksanaan piket, saya memberikan arahan dengan gaya dan bahasa khas Medan. Sulit dicerna tapi mudah di pahami, khususnya oleh orang Medan,” ucapnya.

“Maksud dari arahan tersebut adalah agar pada pelaksanaan piket penjagaan jangan sampai lalai, tetap waspada, tidak melakukan hal-hal yang tidak penting, jangan sampai ditegur oleh pimpinan khususunya Bapak Dir Lantas Polda Sumut. Melaksanakan tugas sesuai dengan SOP yang sudah ditentukan,” ucap Nanang.

Add a Comment