Politik

Jadi Pengacara Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra Mulai Serang Prabowo-Sandi

Primaberita.com – Setelah memutuskan bergabung menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mulai menyerang pasangan Prabowo-Sandi. Dalam pernyataan nya, Yusril mengaku ragu jika pasangan nomor urut 02 itu disebut membela kepentingan umat.

Ia membeberkan jika sepengatahuannya selama mengenal dan bergaul dengan Prabowo dan Sandiaga hampir tak ada rekam jejak yang mengindikasikan ke arah itu (berjasa untuk kepentingan Islam).

“Jadi kalau Pak Prabowo dianggap sangat islam, saya sendiri kurang percaya juga dengan hal itu. Apa iya? Sebab enggak ada track recordnya,” tegas Yusril.

Begitu juga dengan Sandiaga Uno. Dia mempertanyakan kapan Sandi menjadi anggota PII (Pelajar Islam Indonesia) atau HMI (Himpunan Mahasiswa Islam).

Ia pun membeberkan saat beberapa waktu lalu ada masalah dengan warga Luar Batang, Jakarta Utara, yang boleh dibilang sepenuh warga muslim, tak ada suara atau langkah pembelaan dari kedua tokoh tersebut.

“Yang jelas saya turun lebih dulu, setelah itu barulah Sandi masuk. Jadi, enggak bisa juga dianggap (Sandi) sebagai pejuang Islam yang jelas komitmen dan sikapnya dalam memperjuangkan Islam,” urai Yusril.

Namun di sisi lain, Sandiaga sendiri mengaku pernah mendapatkan kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama. Prabowo Subianto juga mendapatkan Kartu NU dari PBNU pada 16 Agustus lalu.

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan