Peristiwa

Tolak Berhubungan Badan, Wanita Di Makassar Di Tikam Kekasihnya

Primaberita.com – Merasa geram di tolak berhubungan badan oleh wanita berinisial NR, Nugroho Eko Saputra warga Makassar tega menusuk kekasihnya itu sendiri. Tak hanya menikam korban, Eko juga dengan keji nya membenturkan kepala korban ke closet.

Menurut keterangan Kanit Timsus Polda Sulsel, Ipda Artenius, peristiwa itu bermula ketika Eko ingin berhubungan intim untuk yang ketiga kalinya namun di tolak korban karena merasa takut Eko tak mau bertanggung jawab.

“Eko mengajak korban untuk berhubungan badan layak nya suami istri, setelah melakukan hubungan badan sebanyak 2 kali, kembali mengajak untuk berhubungan badan untuk yang ketiga kalinya.” ungkap Ipda Artenius.

“Namun korban menolak dengan nantinya tidak mau bertanggung jawab menikahi korban. Hal tersebut yang membuat Eko marah dan mengambil pisau di dapur kemudian menusuk korban pada bagian perutnya sebanyak 1 kali,” lanjut Ipda Artenius.

Usai menikam korban, Ipda Artenius menambahkan jika Eko kemudian menyeret korban ke kamar mandi dan dibenturkan kepalanya lantaran pelaku kesal. Setelah itu, Eko pun melarikan diri serta membawa 3 buah unit handphone milik korban.

“Setelah itu korban di seret ke kamar mandi dan dibenturkan kepalanya kecloset sehingga mengalami pendarahan dikepala. Setelah itu Eko meninggalkan korban dalam keadaan bersimbah darah dan mengambil handphone korban sebanyak 3 buah, kemudian melarikan diri ke arah Kabupaten Jeneponto,” tambah Ipda Artenius.

Mirisnya, Eko sendiri diketahui masih seorang pelajar dibawah umur. Ia kemudian di tangkap di sebuah rumah di Jalan Daeng Tata, Kecamatan Tamalate Makassar. Eko terpaksa ditembak polisi lantaran berusaha kabur dengan cara melompat dari mobil petugas saat sedang diamankan.

“Tim gabungan mendapat informasi tentang keberadaan tersangka disekitar Jalan Daeng maka tim gabungan bergerak cepat dan melakukan penangkapan terhadap tersangka. Tersangka berusaha kabur dengan melompat dari atas mobil sehingga dilakukan tembakan keudara untuk menghalau tersangka.” jelas Ipda Artenius.

“Namun tembakan peringatan ke udara tersebut tidak dihiraukan sehingga personil melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kearah kaki kiri tersangka Eko sebanyak 2 tembakan,” bebernya lagi.

Korban sendiri kini masih mendapat perawatan serius di rumah sakit atas luka tikam di perutnya. Sementara pelaku masih diamankan di Posko Timsus Polda Sulsel untuk proses dan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan