Politik

Jokowi Sebut Politikus Sontoloyo, Pengamat Politik : Beliau Kesal Karena Harapan Tak Sesuai Kenyataan

Primaberita.com – Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median) yang juga merupakan pengamat politik Rico Marbun menyebut ucapan ‘Politikus Sontoloyo’ yang di lontarkan Presiden Jokowi adalah bentuk rasa kecewa atas tidak sesuai nya harapan dengan kenyataan.

Dalam pandangan nya, Rico menguraikan jika kekesalan Jokowi seolah akumulasi dari beragam isu SARA yang terjadi selama ini. Ia membeberkan kekesalan Jokowi sudah mulai ditunjukkan sejak Jokowi membuat video latihan tinju beberapa waktu lalu. Selain itu Jokowi juga pernah mempersilakan relawan jangan takut berkelahi.

“Saya pikir Jokowi ini kesal karena dia berharap bisa menang mutlak. Tapi sementara ini kenyataannya tidak demikian. Padahal apa yang tidak beliau miliki? Kepala daerah berduyun-duyun mendukung beliau. Parpol pendukung Jokowi juga lebih besar.” ujar Rico.

“Tapi perlawanan grass root oposan seperti tidak ada henti. Kalau melihat penjelasan jokowi, dia jengkel menggunakan kata sontoloyo kepada isu SARA, hoaks, dan lain-lain. Ini semua diframing oleh beliau dalam satu framing, gerakan ganti presiden, hoax Ratna, Habib Rizieq sampai dengan aksi penolakan pembakaran bendera,” lanjut Rico.

“Intinya beliau kesal dengan semua gerakan itu. Dulu Jokowi secara demonstratif pernah berlatih tinju. Beberapa bulan silam Jokowi mempersilahkan relawannya jangan takut untuk berkelahi. Sekarang Jokowi menyerang politisi lawannya dengan kata sontoloyo,” timpal Rico lagi.

Untuk diketahui, Jokowi sendiri telah mengklarifikasi soal ucapannya, Jokowi mengaku karena kesal terhadap cara politik kotor itulah dia kelepasan mengeluarkan istilah ‘politik sontoloyo’. Dia sendiri menegaskan tidak pernah sebelumnya mengeluarkan istilah itu.

Tinggalkan Balasan