Home / Health / Ternyata Sangat Berbahaya Jika Terlalu Sering Eksfoliasi Bagi Kulit Wajah Anda

Ternyata Sangat Berbahaya Jika Terlalu Sering Eksfoliasi Bagi Kulit Wajah Anda

Primaberita.com – Segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Prinsip ini juga berlaku dalam dunia kecantikan, khususnya jika bicara soal eksfoliasi. Eksfoliasi merupakan teknik kecantikan yang membantu proses pengelupasan sel kulit mati pada wajah. Jika rutin dilakukan, kulit wajah pun akan tampak lebih cerah, halus, dan lembut.

Bekas jerawat membandel pun lebih cepat memudar. Anda juga terhindar dari kulit kusam.
Warna kulit jadi merata, tidak ada sumbatan kelenjar, jerawat, kerutan, ibarat kita amplas permukaan atas kayu, maka permukaannya akan jadi halus,” ujar dr Melyawati Hermawan, SpKk.

Berikut ini adalah hal ketika melakukan eksfoliasi, Apa saja?

1. Tidak rutin melakukan eksfoliasi.
Tujuan utama eksfoliasi adalah mengangkat sel kulit mati yang menumpuk setiap hari. Inilah mengapa eksfoliasi bisa merangsang produksi kolagen yang berfungsi mengencangkan kulit dan membuatnya tetap terlihat sempurna.

2. Terlalu sering melakukan eksfoliasi.
Jika kulit Anda mengalami kemerahan atau terasa menyengat setelah melakukan eksfoliasi, ini berarti Anda melakukannya terlalu sering, kembalilah pada jadwal dua minggu sekali. Terlalu sering melakukan eksfoliasi bisa menghilangkan kelembapan dan menyebabkan dehidrasi. Peradangan yang kronis dan berkepanjangan dapat menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan dan peningkatan hiperpigmentasi. Ketahuilah kondisi kulit Anda sendiri, sehingga kebutuhan dapat tercukupi dengan baik.

Baca:  Jadwal 4 Liga Top Eropa 29 September - 2 Oktober : Pekan Bigmatch!

3. Anda tidak mengganti produk yang digunakan.
Apa yang seharusnya bekerja sangat baik untuk kulit Anda di musim panas mungkin tidak akan memberikan hasil yang sama di musim dingin. Kulit terus berubah, begitu juga dengan rutinitas eksfoliasi yang Anda lakukan. Jika Anda mendapati kulit wajah yang terlihat kusam, beralihlah ke produk yang lebih kuat. Namun, jika kulit terlihat bersisik, merah, atau mengalami sengatan seperti terbakar, beralihlah pada produk yang sedikit lebih lembut.

4. Melakukan eksfoliasi saat kulit berjerawat.
Jika kulit wajah Anda rentan terhadap jerawat, hentikan melakukan eksfoliasi dengan scrub. Sebagai gantinya, gunakan kain yang bersih untuk eksfoliasi dan cuci secara teratur.

5. Tidak melakukan eksfoliasi di sekitar mata.
Jika Anda terbiasa mendengar nasihat untuk menghindari daerah sekitar mata, sebenarnya ada keuntungan untuk melakukan eksfoliasi di daerah tersebut. Eksfoliasi di daerah sekitar mata akan mengurangi munculnya garis halus dan kerutan.

6. Anda tidak menggunakan peel.
Ada perbedaan antara scrub dan peel, walaupun keduanya sama-sama berfungsi untuk eksfoliasi. Eksfoliasi dengan asam dan enzimatik atau biasa disebut peel dapat menghilangkan kulit mati serta kotoran seperti scrub, tanpa tekstur yang abrasif. Selain itu, peel dapat mencapai lapisan kulit yang lebih dalam dan tetap terasa lembut untuk kulit Anda yang terlalu sensitif. Gunakan peel dan scrub beberapa kali dalam sebulan untuk menjaga kulit wajah tetap bersih.

Baca:  Oat Ternyata Bermanfaat Untuk Kesehatan Wajah Dan Kulit Loh !

7. Terlalu banyak menggunakan sikat pembersih.
Sikat pembersih tentu akan membantu Anda, namun sebaiknya jangan menggunakannya setiap hari. Gunakan sekali dalam seminggu atau tiga kali dalam seminggu maksimal, karena berlebihan dapat menyebabkan kulit meradang, kemerahan, dan mengalami penuaan dini.

8. Anda tidak melembapkan setelah eksfoliasi.
Setiap selesai melakukan eksfoliasi, sangat penting untuk melembapkan kulit wajah. Selamat mencoba eksfoliasi dengan cara yang lebih baik.

Soal frekuensi eksfoliasi, sang dokter menjelaskan semua tergantung kondisi kulit masing-masing. “Ada yang butuh dua kali seminggu, ada yang cuma sebulan sekali,” sambungnya lagi.
Meski memberi efek yang luar biasa untuk kulit, nyatanya eksfoliasi berlebihan justru mendatangkan dampak sebaliknya.

Over-exfoliate bisa membuat kulit jadi kering dan tampak sangat mengilap. Bahkan dalam beberapa kasus, over-exfoliate berkembang jadi jerawat atau breakout.
Yang harus diingat, kandungan AHA (Alpha Hidroxy Acids) dalam eksfoliator meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.

Sebisa mungkin, hindari paparan langsung sinar UV jika tak ingin kulit jadi kemerahan dan sensitif. Sehabis melakukan eksfoliasi, sebisa mungkin gunakan moisturizer untuk menjaga kulit tetap lembap dan terhidrasi.

Tinggalkan Balasan