Internasional Kesehatan Lifestyle Sains Serba Serbi

Sering Ketakutan Saat Akan Tidur? Bisa Jadi Kamu Mengalami Somniphobia

Primaberita.com – Ketakutan saat ingin tidur malam, bisa jadi kamu mengalami Somniphobia. Setiap orang pasti membutuhkan tidur untuk mengembalikan energi yang sudah digunakan seharian. Nah, untuk anak-anak, waktu tidur yang ideal adalah 9 sampai 12 jam setiap harinya. Adakah teman-teman yang tidak mau tidur atau kesulitan tidur pada malam hari karena ketakutan?
Hal ini bisa saja adalah sebuah fobia atau ketakutan yang disebut dengan somniphobia.

Somniphobia berasal dari bahasa Latin, yaitu somini yang berarti tidur. Sesuai namanya, somniphobia ini adalah fobia atau ketakutan untuk pergi tidur. Penyebab umum terjadinya ketakutan ini adalah takut akan mengalami mimpi buruk saat tidur atau takut akan ada hal buruk yang terjadi saat tidur, dan alasan lain yang terdengar aneh. Oleh karena itu, penderita Somniphobia akan berusaha keras untuk tetap terjaga sepanjang waktu.

Seperti yang kita tahu bahwa saat tidur tubuh manusia memulai proses pemulihan diri, dengan memproduksi berbagai hormon imunitas, yang berfungsi untuk meregenerasi segala jaringan tubuh yang mengalami kerusakan. Tanpa tidur yang cukup, tubuh manusia tak akan dapat memulihkan kerusakan, yang ada dalam tubuhnya.

Sedangkan seorang pendidap Somniphobia, bahkan bisa tidak memejamkan mata sama sekali, selama beberapa hari lamanya. Jika keadaan ini berlangsung terus menerus dalam jangka panjang, tentu saja akan berdampak sangat buruk bagi kesehatan penderitanya.

Di samping munculnya penyakit-penyakit akibat kurang tidur seperti diabetes, serangan jantung, obesitas, halusinasi dan menurunnya konsentrasi, pengidap Somniphobia juga akan menderita karena kelelahan dan stress. Dalam keadaan sangat parah bahkan bisa sampai mengakibatkan depresi yang berujung pada bunuh diri.

Penyebabkan Somniphobia?

1. Mimpi Buruk
Masalah utama yang sering dialami oleh pengidap somniphobia adalah karena takut bermimpi buruk. Jika untuk sebagian orang mimpi buruk adalah hal yang biasa, maka sebaliknya bagi orang yang mengidap somniphobia. Mereka akan sangat ketakutan bila mimpi buruk terjadi saat mereka tidur.

Mimpi-mimpi buruk yang terus berulang, tentu akan menjadi sisi traumatik tersendiri bagi seseorang. Ingat film Freddy Krueger? Makhluk misterius yang membunuh orang dalam mimpi orang yang tidur. Mungkin ini turut menginspirasi para somniphobia. Hal inilah yang menyebabkan mereka menjadi enggan dan tidak mau untuk tidur.

2. Takut Mati
Hal berikutnya yang menyebabkan pengidap somniphobia adalah takut mati jika mereka tertidur. Pasalnya, para pengidap somniphobia akan merasa takut jika pada saat mereka tidur, akan ada sesuatu yang membunuh mereka.

3. Tidak Bangun Lagi
Memang terdengar agak sedikit konyol, namun inilah yang terjadi. Para pengidap somniphobia takut jika saat mereka tidur, justru mereka akan mati dan tidak akan bangun lagi. Mereka takut jika nyawa mereka dicabut ketika sedang tertidur.

Dan Somniphobia ini lebih banyak dialami oleh anak-anak dibandingkan orang dewasa. Karena memiliki ketakutan tersebut saat akan tidur, penderita somniphobia juga akan mengalami gangguan kecemasan yang menyebabkan mereka menjadi susah tidur. Saat orang dengan fobia ini bisa tidur, biasanya mereka akan mengalami mimpi buruk yang menyebabkan susah untuk tidur lagi, nih.

Untuk mengatasi Somniphobia ini seperti yang sudah dijelaskan oleh Dr. Andreson, antara lain :

1. Identifikasi Gejala Utama Yang Terjadi.
Dr Anderson mengatakan bahwa ketika kamu menyadari bahwa kamu memiliki, atau telah berkembang ketakutan untuk tidur, kamu perlu mencari tahu penyebab yang mendasarinya, temukan gejalanya. “Apakah kamu terbangun terengah-engah, membuat kamu takut tidur lagi, atau apa penyebabnya?” Tanyanya.

Jika kamu hanya merasa takut terengah-engah ketika tidur, bisa jadi itu bukanlah hal yang membuat kamu menjadi Somniphobia melainkan hal tersebut adalah kondisi dari pengidap sleep apnea.

2. Tentukan apakah itu Insomnia atau Somniphobia
“Sekali lagi, kamu harus mencari gejala yang mendasarinya dan mengidentifikasi mereka,” dan semakin cepat semakin baik, kata Dr. Anderson. “Dalam aspek psikologis, penderita insomnia tidak takut tidur, mereka hanya tidak bisa tidur.”

Jika anda hanya merasa sulit untuk tidur, hal tersebut bukanlah somniphobia melainkan insomnia. Dan insomnia bisa diatasi dengan mencoba untuk meminum obat tidur atau menghindari stress berlebih.

3. Mencari Evaluasi Profesional
Menurut Dr. Anderson, “Somniphobia lebih merupakan gejala dari sesuatu yang lain yang sedang terjadi.” Dia merekomendasikan untuk menemui dokter untuk evaluasi tidur, “jadi kamu bisa mendapatkan perawatannya, dan kemudian terbiasa tidur lagi.”

4. Jadikan Kamar Tidur Kamu Kondusif Untuk Tidur
“Latihlah langkah-langkah kebersihan tidur yang baik,” kata Dr. Anderson, yang berarti kamar tidur kamu harus kondusif untuk tidur. “Jangan sampai berantakan seperti di kantor kamu, jangan sampai TV kamu menyala, dan jangan sampai ada hiburan di kamar tidur kamu. Banyak orang datang ke klinik tidur dan mereka tidur jauh lebih baik, karena mereka datang ke sana untuk tidur. Kamar tidur kamu harus disiapkan untuk tidur, dan hanya itu.”

5. Meminta Solusi Ke Psikiater
Atau kamu bisa mendatangi psikiater untuk menceritakan keluh kesah kamu dan merelaksasikan pikiran kamu menjadi lebih baik lagi sehingga kamu bisa menyelesaikan permasalahan yang kamu miliki.

Itu tadi penjelasan tentang Somniphobia, phobia berbahaya yang bahkan bisa menyebabkan kematian bagi pengidapnya. Ternyata di dunia ini juga terdapat ketakutan yang mengakibatkan kematian ya. Semoga saja kita tidak sampai mengalami phobia yang berlebihan ya. Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan kamu dan terima kasih sudah membaca.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan