Primaberita.com – Wakil Indonesia pimpin klasemen Mobile Star League (MSL) 2018 dalam sebuah perhelatan yang sebenarnya bisa dibilang satu kelas dengan gelaran MSC 2018. Bernama Mobile Star League seperti redup tak terdengar gaungnya, meski diikuti oleh deretan tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) papan atas dari lima negara di Asia Tenggara.

Digagas oleh Seth dan Merv Productions, start-up asal Malaysia, MSL mengusung tagline ‘era baru untuk mobile eSports di Asia Tenggara’, dengan mengundang tim-tim profesional dari lima negara regional SEA.

Di debut perdananya, ada 8 tim penerima undangan, yakni:

  • EVOS Mobile Esports
  • Rex Regum eon
  • Bigetron (Indonesia)
  • AirAsia Saiyan
  • HNR MYA (Malaysia)
  • IDNS (Thailand)
  • Resurgence (Singapura)
  • Team Solid Gaming (Filipina)

Menjalani fase Group Stage sejak tanggal 10 Agustus, secara konsisten dua Wakil Indonesia pimpin klasemen MSL 2018, yakni EVOS Mobile Esports dan Rex Regum Qeon.  Mereka mampu membuktikan kualitasnya dengan memimpin hingga klasemen akhir MSL 2018.

Hanya menderita satu kekalahan, EVOS menduduki posisi puncak dengan raihan 35 poin. 11 kemenangan (satu kemenangan bernilai 3 poin), 2 hasil imbang (seri = 1 poin), Sementara RRQ berada di peringkat kedua dengan total poin 34, berkat 10 kemenangan tanpa kalah.

Di tengah-tengah keseruan turnamen, tim Bigetron sayangnya  harus mundur karena suatu alasan, sehingga hingga akhir fase Group Stage, MSL 2018 hanya menyisakan 7 tim yang bertanding.

Beda halnya dengan MSC yang bersifat turnamen untuk periode waktu singkat, maka MSL tawarkan sistem kompetisi liga, di mana setiap minggunya semua peserta akan saling beradu dan mencari poin demi mengatrol posisi mereka di klasemen.

Bagi 4 tim teratas pada klasemen akhir MSL 2018, yakni dua wakil Indonesia di atas yang ditemani sepasang tim asal Malaysia, AirAsia Saiyan dan HNR MYA, akan kembali bertanding pada babak playoff.

Dikarenakan ada beberapa pemunduran jadwal dan pembatalan jadwal, maka fase berikutnya yang direncanakan mulai tanggal 25 Agustus, bakal baru terlaksana tanggal 1 September mendatang.

Bila babak playoff akan berlangsung dengan format BO3 Double Elimination, maka partai Grand Final sedianya menggunakan BO5 Single Elimination.

Total prize pool yang disediakan oleh MSL 2018 adalah US$10.000 (sekitar 146 juta Rupiah), di mana pemenang pertama bakal memperoleh hadiah senilai US$4.000 (kira-kira 58 juta Rupiah).