Politik

Ini Jawaban Telak Gerindra Atas Sindiran Ma’ruf Amin Terkait Ijtimak Ulama

Primaberita.com – Sindiran Ma’ruf Amin yang menyebut ada satu kelompok yang tak mengindahkan hasil Ijtimak Ulama mendapat jawaban dan kritikan pedas dari politisi Gerindra Arief Puyuono.

Menurut Arief, seharusnya Ma’ruf Amin membimbing para politikus yang mengusungnya menjadi cawapres Presiden Joko Widodo dari pada mengurusi kelompok atau koalisi lain.

“Kok Mang Ma’ruf ini ngurus-ngurusin kita? Bagaimana sih. Sekarang tinggal urusinbagaimana Mang Ma’ruf ini bisa menasihati grup sana agar akhlaknya lebih baik sebagai ulama,” ujar Arief.

Arief pun memaparkan dan menjelaskan mengapa koalisi Gerindra memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres daripada salah satu nama yang direkomendasikan Ijtimak Ulama. Menurutnya, keputusan memilih Sandiaga bukan bukti koalisi Gerindra tak menghargai Ijtimak Ulama.

“Kan mungkin kan, kayak seorang ulama kita, Pak Abdul Somad mengatakan lebih mementingkan umat dan berdakwah. Artinya Pak Ustaz Abdul Somad tidak mau kan jadi cawapres. Jadi beda antara Ustaz Abdul Somad dengan Mang Ma’ruf,” terang Arief.

“Nah, kalau kita tidak menjalankan Ijtimak Ulama karena memang ulamanya memberikan jalan kepada kita, bukan (kami) tidak mengindahkan atau menghargai ulama. Justru ulama-ulama itu lebih mementingkan kepentingan ulama yang sangat besar,” tambah nya lagi.

Untuk diketahui, sebelumnya Ma’ruf Amin memang sempat berbicara tentang kelompok yang mengklaim menghargai ulama. Meskipun tak secara gamblang, Ma’ruf menyebut kelompok tersebut justru tak menjalankan rekomendasi Ijtimak Ulama.

“Ada belah sono ngomong, ya, menghargai ulama. Menghargai ulama tapi hasil Ijtimak Ulama-nya nggak didengerin, malah wakilnya bukan ulama,” kata Ma’ruf Amin.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan