Nasional

SBY Sebut Ada 100 Orang Miskin Di Indonesia, Luhut : Jangan Menyesatkan!

Primaberita.com – Kritikan mantan Presiden SBY terkait 100 juta orang miskin di Indonesia mendapat reaksi keras dari Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan. Meski tak secara gamblang menyebut nama SBY, namun banyak yang menilai ucapan Luhut di tujukan kepada pucuk pimpinan Partai Demokrat tersebut.

Seperti diketahui, Luhut mengatakan jika banyak orang yang berkutat pada permasalahan bangsa seperti 100 juta orang miskin di Tanah Air tanpa memberikan solusi berarti. Ia juga menegaskan jika hal itu tidak benar alias bohong. Ia pun meminta pada pihak pengkritik pemerintahan untuk tidak menggunakan data palsu untuk mencapai ambisi.

“Jadi kita kadang-kadang nggak tahu, kita asyik berkelahi di dalam angka kemiskinan di 100 juta orang, baca kek datanya. BPS (Badan Pusat Statistik) itu kan nggak bisa bohong. BPS itu kan diaudit. Jangan kita mendidik yang muda untuk belajar berbohong dan menyesatkan hanya untuk mencapai ambisi sendiri. Saya keras ini. Karena tidak elok buat kita,” tegas Luhut.

“Jangan kita nodai dengan informasi-informasi yang menurut saya tidak bagus dan tidak mendidik ke bawah. Ada yang bilang 100 juta miskin di Indonesia. Katanya ada 100 juta miskin di mana 100 juta miskinnya, kita kan lihat merujuk BPS. BPS bilang kemiskinan turun 9,82% atau setara 26 juta orang. Itu angka besar tapi tidak 100 juta,” beber Luhut.

Untuk diketahui, ucapan Luhut tersebut merujuk pada pernyataan SBY enyebut jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 100 juta jiwa. Hal itu disampaikan oleh mantan Presiden ke-6 RI itu pada jumpa temu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

“Yang paling penting menyangkut ekonomi dan kesejahteraan rakyat adalah penghasilan atau income dan daya beli golongan orang mampu dan golongan orang miskin yang kita sebut dengan the bottom fourty, 40% kalangan bawah yang jumlahnya sekitar 100 juta orang,” tukas SBY.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan