Peristiwa

Korban KM Sinar Bangun Berada Di Kedalaman 450 Meter, Tim SAR Bingung Lakukan Evakuasi

Primaberita.com – Pencarian KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba akhirnya membuahkan hasil. Pada hari ke-11 pencarian tim SAR Gabungan telah menemukan bangkai KM Sinar Bangun pada kedalaman 450 meter dengan bantuan perangkat Remotely operated vehicle (ROV).

ROV berhasil merekam gambar sejumlah objek seperti sepeda motor, dan beberapa mayat yang diangkut KM Sinar Bangun pada titik lokasi 3 Km dari Pelabuhan Tigaras, Simalungun

Meski telah menemukan bangkai kapal tersebut, tim SAR masih bingung bagaimana cara mengevakuasi para korban yang berada pada kedalaman tersebut.

Basarnas pun menyiapkan 2 opsi melakukan evakuasi atau tabur bunga di lokasi dengan merelakan para korban KM Sinar Bangun tetap di biarkan di dasar Danau Toba.

“Jadi ini masih rencana ya, apakah ini akan dilakukan pengangkatan atau tabur bunga dan mendoakan korban. Ini ada dua opsi,” ujar Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan.

Menurut Budiawan, Evakuasi menjadi opsi yang tidak mudah mengingat objek berada pada kedalaman 450 meter. Tim SAR Gabungan masih mencari cara mengangkatnya.

“Dalam operasi SAR, jika target sudah ditemukan biasanya akan dilakukan evakuasi. Namun, persoalan kita adalah kedalaman Danau Toba,” lanjut Budiawan.

Sejauh ini Operasi SAR di Danau Toba terus berlanjut. Pada hari ke-12 ini, tim gabungan masih akan menggunakan ROV dan 2 set pukat harimau menggunakan KMP Sumut I dan KMP Sumut II.

Menurut data dari Basarnas, 24 orang telah ditemukan. Sebanyak 21 orang dinyatakan selamat, sedangkan 3 penumpang ditemukan meninggal dunia. Sementara 164 orang lainnya masih hilang.

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan