Peristiwa

Lion Air Laporkan Penumpang Yang Buka Pintu Darurat Pesawat, Anggota DPR : Itu Keliru Dan Arogan!

Primaberita.com – Seorang penumpang Lion Air rute Pontianak Jakarta dengan kode penerbangan JT 687 dilaporkan ke pihak yang berwajib setelah dinilai merusak fasilitas pesawat karena membuka pintu darurat ketika ada pengakuan ancaman bom oleh penumpang lain bernama Frantinus Nirigi.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi V DPR Syarif Abdullah Alkadrie menyanyangkan tindakan salah satu maskapai nasional tersebut. Menurut Syarif,  pembuka jendela darurat itu semata-mata ingin menjalankan prosedur penyelamatan karena ada informasi bom.

Ia juga menilai pihak Lion Air arogan dan tak sesuai ketentuan. Ia memaparkan seharusnya Lion Air mengapresiasi tindakan penumpang tersebut bukan malah sebaliknya dengan melaporkan tindakan tersebut sebagai bentuk perusakan terhadap fasilitas pesawat.

“Iya saya kira itu langkah yang kurang tepat dan arogan. Ini kan situasi lagi panik, tahu nggak Lion Air itu ketika orang nyebut bom dalam pesawat? Mereka kan dalam pesawat itu tempat yang tertutup sehingga mereka tentu panik,” ujar Syarif.

“Mereka membuka jendela ini kan dalam rangka penyelamatan, seharusnya kan diberikan apresiasi terhadap itu, bukan hanya dipolisikan. Jadi ini langkah yang keliru nih, Lion,” lanjut Syarif.

“Bukan merusak fasilitas, memang itu kan pintu darurat. Pintu darurat itu kan dibuka dalam kondisi yang sangat darurat, wajar mereka membuka itu. Kenapa Lion nggak buka pintu depan secepatnya supaya mereka pada bisa keluar?” tambah Syarif.

Lebih jauh Syarif menyarankan kepada penumpang yang membuka pintu darurat pesawat untuk melaporkan balik pihak Lion Air. Ia menegaskan, apa yang dilakukan penumpang tersebut sudah sesuai prosedur dan tak seharus nya di anggap merugikan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan