Nasional

Politisi PDIP Tak Setuju Tersangka Teroris Aman Abdurrahman Di Hukum Mati

Primaberita.com – Karena dinilai bertanggung jawab mendalangi sejumlah aksi teror bom di berbagai daerah dan memakan banyak korban jiwa, Aman Abdurrahman akhirnya di jatuhi vonis mati oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Terkait putusan tersebut, banyak partai dan politisi yang mendukung vonis mati untuk pria yang dijuluki ‘Singa Tauhid itu’. Namun salah satu politisi PDIP yang menjabat sebagai Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan yakni Eva Kusuma Sundari tak setuju dengan hukuman itu.

Ia berpendapat hukuman mati tidak akan menjadi efek jera bagi para teroris yang diketahui memang tidak takut mati. Menurut Eva, ada tuntutan yang lebih baik untuk diterapkan terhadap Aman. Hukuman itu adalah hukuman seumur hidup agar kelompok Aman jera.

“Saya percaya pada pertimbangan kejaksaan yang didasarkan pada data dan fakta dalam penyidikan. Tetapi saya melihat kalau yang disasar adalah detterent effect/kapok, maka hukuman mati tidak efektif untuk tujuan itu,” ujar Eva.

“Mereka dididik untuk menghalalkan kematian, jadi para pengikutnya nggak akan kapok, malah kita terjebak di lingkaran setan pembunuhan. Jadi saya percaya pengampunan dan penyadaran bagi pengikutnya. Sudahi di hulu, bukan di hilir. Sudah banyak nyawa terbuang,” lanjut Eva.

“Hukum saja seumur hidup, supaya dia bisa memperbaiki kesalahannya, misal dengan memanfaatkannya masuk program deradikalisasi bagi semua sel di hulu,” tutup Eva.

Tinggalkan Balasan