Peristiwa

Beredar Rekaman Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Intimidasi Bawahan Untuk Menangkan Djoss, Relawan Eramas Minta Bawaslu Turun Tangan

Primaberita.com – Salah satu relawan Eramas, Arianto, meminta pihak berwenang turun tangan mengusut rekaman video intimidasi dari orang yang di duga sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Rifai Bakri Tanjung yang mengajak bawahan nya memilih pasangan Gubernur Djoss (Djarot-Sihar).

Menurut Ariato, jika hal itu benar, intimidasi dan ajakan kepada PNS di lingkungan Pemprov Sumut untuk mendukung salah satu calon sudah menyalahi ketentuan perundang-undangan. Dia meminta Bawaslu Sumut mengusut tuntas peredaran video tersebut.

“Bawaslu Sumut harus segera mengusut rekaman percakapan diduga suara Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut dengan sejumlah kepala dan staf Dinas Pendidikan. Jika itu benar, minta Gubernur evaluasi si oknum tersebut. Jangan sampai ini jadi bumerang bagi Gubernur sendiri,” ujar Arianto.

Seperti diketahui sebelumnya, rekaman berupa video dengan suara seorang pria berbicara seperti di dalam sebuah rapat. Namun video itu tak menyorot satu pun wajah peserta rapat. Hanya sofa krem dan gorden biru yang tersorot.

Pria yang dominan bicara mengarahkan peserta pertemuan untuk mendukung pasangan Djoss. Pria disebut meminta bawahannya, salah satunya yang bermarga Batubara, untuk memenangkan pasangan Djoss.

“Jadi kita harus bisalah memahami keadaan sekarang. Sekarang kita mau ke Djarot Djoss. Oke, saya minta tolong sama kita, ke Pak Djarot Djoss, ya,” ujar pria yang di duga Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Rifai Bakri Tanjung.

Sementara itu, Rifai Bakri Tanjung sendiri saat di mintai konfirmasi mengenai rekaman tersebut membantah dengan tegas. Ia meminta para wartawan untuk tidak mempercayai rekaman tersebut yang di tuding sebagai dirinya.

“Tidak benar itu, Dik. Jangan percaya kali sama video rekaman tersebut. Nggak usah diungkit lagilah. Semuanya bohong itu, ” papar Rifai Bakri Tanjung.

 

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan