Teknologi

Para Ilmuwan Ingatkan Bahaya Di Balik Teknologi Artificial Intelligence

Primaberita.com – Menurut H.A.Simon (1987) “Artificial Intelligence (AI) adalah kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang dalam pandangan manusia adalah cerdas”.

Jadi, AI merupakan  sebuah pembelajaran bagaimana membuat komputer dapat mengerjakan hal-hal yang dapat dikerjakan oleh manusia, Percobaan AI dimulai pada tahun 1960-an dengan produk pertamanya adalah permainan catur, dan program general problem solving.

Saat ini teknologi AI sudah dikembangakan untuk semua sektor, dapat dilihat betapa produk teknologi AI sangat meringankan pekrjaan manusia, contoh hasil teknologi AI adalah robot. Salah satu contoh robot yang telah dihasilkan adalah  pada dunia medis  robot  dapat mendeteksi penyakit jantung, dan bahkan operasi juga bisa dilakukan oleh robot tanpa adanya tim medis.

Menurut mantan insinyur google Anthony Levandowski telah merancang robot tuhan yang nantinya akan bertanggung jawab atas manusia saat mereka melepaskan kekuatannya pada ciptaan yang jauh lebih cerdas dari diri manusia sendiri. Ia mengklaim bahwa robot tuhan itu akan miliar kali lebih pintar ketimbang manusia.

Maka balik sejuta manfaat yang didapatkan  dari  teknologi AI,ada bahaya yang mengancam keberadaan umat manusia. Seperti yang dikatakan Stephen Hawking tentang kekhawatirannya terhadap kelangsungan umat manusia.

“Yang saya takutkan adalah AI  akan menggantikan manusia seluruhnya. Jika mereka merancang sebuah virus komputer, orang lain akan merancangnya lebih baik agar dapat mereplikasi dirinya sendiri. Ini akan menjadi bentuk baru kehidupan mengungguli kehidupan manusia,” tuturnya.

Ia juga memperingatkan manusia bahwa teknologi bisa menjadi pisau bermata dua bagi manusia, jika tidak dipergunakan dengan bijak maka suatu saat akan  mengancam keberadaan umat manusia.

Keresahan tentang perkembangan teknologi AI juga dirasakan oleh CEO Tesla,ELon Musk, mereka mengatakan bahwa teknologi AI lebih mengancam daripada kore utara, untuk itu kita harus lebih peduli dan berhati-hati akan teknologi ini. Jangan terlena oleh segala kemudahan yang di hasilkan oleh teknologi Ai.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan