Primaberita.com – Founder Surabaya Black Hat yakni Katon yang telah meretas ratusan website perusahaan luar negeri kini telah di amankan oleh pihak Kepolisian. Menurutnya, sebelum melakukan peretasan yang berujung penangkapan dirinya, ia pernah bekerja sebagai konsultan keamanan IT perusahaan asing.

Ia menjelaskan, perusahaan yang merekrutnya setelah mendapatkan rekomendasi dari ‘kliennya’ sebelumnya. Katon dibayar per jam untuk pekerjaan sampingannya itu sebagai konsultan keamanan IT perusahaan asing Eropa dan Asia.

“Ada dua perusahaan, dari Eropa dan Asia yang merekrut saya. Saya dikontrak, USD 20 per jam bayarannya, tapi nggak setiap hari. Aku bekerja setiap dia kasih script, Kalau nggak ada ini (ditangkap polisi) seharusnya masih lanjut,” ujar Katon.

Sekedar informasi, dalam kasi nya meretas ratusan website perusahaan luar negeri dengan cara merusak sistem website perusahaan itu, Katon mengklaim telah meraup ribuan dollar. Salah satu yang paling besar adalah mendapatkan uang sebesar US$1.200 untuk sekali meretas website.