Cara Mengurangi Jejak Karbon Saat Liburan

jejak karbon saat liburan

PrimaBerita – Salah satu aspek yang semestinya harus selalu diperhatikan saat liburan atau berwisata adalah jejak karbon (carbon footprint). Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif RI, Sandiaga Uno mengatakan tren pariwisata sekarang ini sedang menuju ke pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Oleh karena itu setiap hal perlu diperhatikan dengan baik.

Menurut riset Nature Climate Change tahun 2018, jejak karbon dan industri pariwisata skala global menyumbang 8% dari emisi karbon dunia. Terkhusus dari segi belanja, makanan, dan transportasi.

Jadi sebenarnya ada banyak cara yang bisa wisatawan lakukan untuk mengurangi jejak karbon saat liburan atau berwisata.

  1. Memilih Kendaraan Umum

Transportasi umum memang tidak se-fleksibel kendaraan pribadi. Namun naik kendaraan umum saat berwisata ke suatu tempat ternyata menuai banyak keuntungan. Cara ini bisa mengurangi jejak karbon dari polusi kendaraan. Selain itu memilih menggunakan transportasi umum setempat dapat menghemat pengeluaran dan menambah pengalaman hidup lewat setiap perjalanan.

  1. Cari Tahu Lebih Jauh Tentang Tempat Wisata

Para wisatawan ada baiknya merencanakan perjalanan mereka dengan baik. Cari tahu lebih jauh tentang destinasi tujuan. Mungkin terdengar belum cukup fasih, akan tetapi mengunjungi negara bebas karbon dengan menginap ke hotel bertenaga surya menjadi pilihan terbaik untuk mengurangi jejak karbon.

Baca Juga: Alasan Mengapa Liburan Sangat Penting Dilakukan

  1. Menyantap Hidangan Setempat

Ketika liburan, pelancong/wisatawan alangkah baiknya mencicipi kuliner khas setempat. Dengan bertualang rasa, pengalaman tentu juga semakin bertambah. Misal, makan ke rumah makan atau restoran yang bahan bakunya berasal dari petani dan nelayan setempat. Selain mendukung program pengurangan jejak karbon, kegiatan semacam ini juga menolong perekonomian setempat.

  1. Ramah Lingkungan

Pelancong bisa sedikit demi sedikit menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan ketika liburan dengan mengubah beberapa kebiasaan kecil. Hal paling sederhana yaitu tidak menggunakan plastik sekali pakai. Sebaliknya gunakan saja wadah yang kuat. Bukan hanya itu, mematikan perangkat elektronik ketika sedang tidak anda fungsikan juga menjadi salah satu cara menerapkan pola hidup yang ramah lingkungan.

Add a Comment