Wajib Anda Hindari, Hal Makruh dalam Puasa Tanpa Disadari

hal makruh dalam puasa

PrimaBerita – Umat Islam wajib mengetahui hal makruh dalam puasa Ramadan agar ibadah yang anda jalankan tidak sia-sia.  Makruh puasa adalah sesuatu atau perilaku yang jika anda lakukan akan mengurangi kualitas puasa. Dengan kata lain, makruh puasa adalah hal atau perkara yang bisa mengurangi pahala, bahkan bisa membatalkan puasa Ramadan.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadis berikut ini:

“Puasa itu bukanlah sebatas menahan diri dari makanan dan minuman, tetapi puasa adalah menjauhi perkara yang sia-sia dan kata-kata kotor.” (HR. Ibnu Khuzaimah no. 1996. Tahqiq Syaikh Al-A’zami berkata ini shahih).

Mengutip dari berbagai sumber, berikut Hal Makruh dalam Puasa yang wajib anda hindari :

Berkumur berlebihan

Berlebih-lebihan berkumur saat melakukan wudu sebenarnya disunatkan bagi orang yang berwudu. Namun hukumnya menjadi makruh ketika sedang puasa.

Hukum makruh ketika berkumur dan memasukkan air ke dalam hidung berlebihan saat puasa ini berdasarkan pada sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Laqith bin Shabrah:

“Bersungguh-sungguhlah dalam berkumur dan dalam menghirup air ke hidung, kecuali jika engkau sedang berpuasa.”

Jika ada air kumur yang masuk ke dalam perutnya secara sengaja, maka menurut ijtimak ulama puasanya batal dan ia harus meng-qadha atau mengganti puasanya.

Memandang istri atau wanita berlama-lama

Memandang istri atau wanita berlama-lama maka itu termasuk hal yang makruh saat puasa lantaran dapat membangkitkan nafsu syahwat.

Untuk mencegahnya, hal tersebut sebaiknya anda hindari karena bisa menyebabkan puasanya rusak.

Melakukan bekam saat puasa

Hal yang makruh saat puasa Ramadan selanjutnya adalah melakukan bekam yang bisa membuat tubuh menjadi lemah. Namun, jika tidak memberikan dampak yang bisa membuat tubuh lemas, maka boleh melakukan bekam saat puasa.

Bergosip (ghibah)

Bergosip terkadang secara tidak sadar sering orang lakukan. Hal ini merupakan dosa tidak hanya selama puasa saja. Bahkan saat tidak puasa pun, perbuatan ini tidak boleh anda lakukan.

Tidur berlebihan saat puasa

Sebuah hadis menjelaskan bahwa tidurnya orang yang sedang berpuasa adalah ibadah. Maksud dari hadis tersebut adalah tidur pada waktu puasa lebih baik daripada melakukan hal yang terlarang atau hal dapat membatalkan puasa.

Namun bukan berarti tidur seharian tanpa melakukan aktivitas yang lain, seperti salat, bekerja, atau sekolah. Karena sesungguhnya semua hal yang berlebihan itu Allah SWT tidak sukai. Begitu juga dengan tidur berlebihan saat puasa Ramadan.

Mandi dengan menyelam

Bukan tidak mungkin ketika mandi dengan menyelam, ada air yang masuk walaupun sedikit ke dalam tubuh, baik melalui mulut, hidung, atau lubang-lubang tubuh yang lain. Oleh karena itu mandi dengan menyelam merupakan hal yang makruh

Mengumpulkan ludah dan menelannya

Walaupun ludah dan dahak berasal dari dalam tubuh, namun sesuatu yang masuk ke dalam kerongkongan dan kemudian anda telan termasuk makruh puasa Ramadan.

Mencicipi makanan

Menurut sebagian ulama, mencicipi makanan jika tidak tertelan, tidak termasuk hal yang makruh saat puasa.

Namun jika mencicipi masakan berkali-kali dan ada yang masuk ke dalam perut walaupun hanya sebagian kecil, maka hal ini dapat membatalkan puasa.

Sikat gigi atau siwak saat puasa

Jika tidak ada air maupun odol yang masuk tenggorokan sama sekali, puasanya memang tidak batal. Namun apabila ada sedikit saja air atau odol yang tertelan walaupun tanpa sengaja, puasanya batal.

Membayangkan hal jorok berkaitan dengan jimak

Memikirkan, membayangkan, atau berfantasi masalah hubungan badan atau jimak termasuk hal yang makruh saat puasa Ramadan.

Kegiatan tersebut dapat memancing orang melakukan hal seperti yang ia bayangkan, sehingga memicu keluarnya air mani. Hal ini sudah jelas membatalkan puasa.

Add a Comment