Rekomendasi Lokasi Wisata Hutan Mangrove di Indonesia

wisata hutan mangrove

PrimaBerita – Objek wisata hutan mangrove kini bisa jadi destinasi alternatif wisata alam yang mengesankan. Terlebih saat menumpangi perahu sambil menikmati udara di kawasan hutan mangrove.

Hutan mangrove atau hutan bakau merupakan penyebutan untuk hutan yang tumbuh di air payau dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Melansir dari wikipedia hutan ini tumbuh khususnya pada tempat-tempat yang terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik.

Di Indonesia sebenarnya ada banyak kawasan hutan mangrove (bakau) yang bisa dikunjungi para wisatawan karena dikelola sebagai objek wisata. Bahkan hingga saat ini hutan mangrove tidak hanya berfungsi sebagai tempat liburan dan beredukasi saja melainkan untuk lokasi foto prewedding. Berikut rekomendasi lokasi wisata hutan mangrove.

Taman Wisata Alam Angke Kapuk

Ekosistem lahan basah yang terdominasi oleh pepohonan bakau menjadi surga hijau yang bisa memanjakan mata sehingga membuat suasana hati menjadi lebih teduh. Luas taman wisata alam ini mencapai 99,82 hektar dan bersebelahan dengan pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Lebih kerennya lagi lokasi ini tersedia untuk kegiatan camping ground.

Wisata Mangrove Kulonprogo

Kawasan hutan bakau juga ada pada daerah Yogyakarta. Wisata mangrove Kulonprogo DI Yogyakarta bersisian dengan sungai yang muaranya bersatu dengan sungai Bogowonto pantai Congot. Selain menikmati indahnya jejeran pohon bakau anda juga bisa menikmati aktivita trekking pada jembatan bambu. Banyak spot foto menarik saat anda menginjakkan kaki ke tempat ini.

Hutan Mangrove Karimunjawa

Hutan mangrove Karimunjawa memiliki pesona alam yang cantik dan sejuk. Tak hanya itu pesona bawah lautnya juga sangat kaya. Pada tempat ini pengunjung atau wisatawan bisa melakukan trekking ke atas jalur trek kayu sepanjang 1,3 km. Ketika pengunjung sudah berjalan sekitar 700 m maka pengunjung nantinya akan mendapati menara pandang yang tinggi. Akan tampak dari sana beberapa pulau seperti pulau Cemara Besar, pulau Menyawakan, maupun pulau Cemara Kecil.

Hutan Mangrove Tarakan

Kalimantan Utara ternyata juga menyimpan objek wisata berupa hutan bakau yang sangat memukau. Tidak tanggung-tanggung luas kawasan hutan mangrove Tarakan mencapai 21 hektar yang menyimpan berbagai jenis tanaman bakau. Oleh karena itu hutan ini sering menjadi paru-paru kota Tarakan.

Untuk dapat menyambangi destinasi wisata hutan bakau, pengunjung boleh datang dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore waktu setempat. Selain itu biaya masuk yang harus anda persiapkan yaitu sebesar Rp 5.000,-.

Add a Comment