Ini Alasan Pria Sering Meninggalkan Saat Wanita Mulai Jatuh Cinta

alasan pria meninggalkan wanita

PrimaBerita – Waktu yang paling menggembirakan bagi pria dan wanita saat berkencan adalah dua sampai tiga bulan pertama berkencan. Karena itu banyak orang putus hubungan saat sudah melewati fase berkencan ini. Paling banyak memutuskan hubungan adalah seorang pria. Ada beberapa alasan kenapa pria sering meninggalkan saat wanita mulai jatuh cinta.

Hormon dopamin dan endorfin yang membuat seseorang merasakan bahagia memenuhi tubuh. Sehingga kebanyakan wanita merasa sangat yakin hubungan dengan teman kencannya akan bertahan selamanya, tapi tidak. Ia malah memutuskan untuk mengakhiri dan meninggalkan anda.

Siklus umum ini membuat banyak wanita bertanya-tanya apa yang ada pada pikiran pria ketika situasi tersebut terjadi. Saat wanita mulai jatuh cinta, pria pergi begitu saja.

Mengutip dari berbagai sumber, Berikut Alasan Pria Sering Meninggalkan Saat Wanita Mulai Jatuh Cinta

Memiliki harapan yang tidak realistis

Beberapa pria tidak mampu jatuh cinta belama-lama. Mereka mungkin merasa tergila-gila dengan anda selama 90 hari, namun begitu dopamine habis, para pria akan bertanya-tanya pada diri sendiri karena merasa tidak lagi jatuh cinta pada anda.

Setelah mereka merasa tidak jatuh cinta lagi, mereka akan memulai hubungan baru dengan orang lain.

Jenis perilaku adalah ketidakdewasaan, dan itu adalah bagian dari apa yang dikenal sebagai Sindrom Peter Pan. Sebuah istilah yang pada pria yang tidak pernah tumbuh dewasa terapkan.

Mereka lebih memilih untuk terus-menerus mengejar dan menemukan cinta yang “sempurna”, sembari meninggalkan hati yang hancur.

Tidak siap menerima tanggungjawab

Pria sering menemukan diri mereka menghadapi yang namanya dilema saat dua sampai tiga bulan dalam suatu hubungan. Seorang pria yang realistis tahu untuk menerima cinta ia harus bersedia untuk mengambil tanggung jawab seperti memberi, melindungi. dan menghargai wanita, anak-anak, lingkungan dan lain-lain.

Jika tidak, ia tetap akan terjebak oleh keinginannya untuk berada terus dalam fase bulan madu. Ini akan mendorongnya untuk mengakhiri hubungan dan memulai kembali dengan seseorang yang baru.

Merasa tidak cocok dengan Anda

Ketidakcocokan ini menjadi hambatan yang nyata, misalnya anda ingin main ke pantai sedangkan pasangan anda ingin ke gunung.

Anda dan pasangan membutuhkan negosiasi untuk perbedaan pemikiran namun terkadang tidak ada cara untuk mencapai kompromi yang dapat membuat semua senang.

Banyak pria juga menghindari percakapan yang sulit ini ketika segala sesuatu berjalan dengan baik dan saat mereka sedang menghabiskan waktu bersama anda.

Sehingga, sifat serius dari perbedaan kalian hanya muncul ketika anda mulai bertanya akan dibawa kemana hubungan tersebut.

Masalah ketidakcocokan sering kali membutakan anda ketika seorang pria hanya berbicara tentang perasaannya, yang mengaku sangat mencintai anda tetapi tidak pernah mengungkapkan rencana apa pun untuk masa depan bersama.

Add a Comment