Alasan Psikologis Mengapa Wanita Lebih Sering Mengalah

Wanita Lebih Sering Mengalah

PrimaBerita – Wanita pada umumnya memang lebih sering mengalah. Tapi tahukah anda alasannya? Bahkan wanita yang selalu mengalah, khususnya ibu, kerap memilih mengalah entah apapun itu alasannya. Sekalipun ia kurang memahami akan tetapi ia tetap akan berusaha untuk selalu memahami agar keadaan cepat membaik.

Frisca, seorang psikolog klinis dari Ciputra Medical Center dan Smart Mind Center mengungkapkan bahwa wanita memiliki kecenderungan yang naluriah untuk mengutamakan kepentingan orang lain. Khususnya kepentingan keluarga. Ia juga mengatakan ada 2 (dua) faktor yang memengaruhinya.

“Ada dua faktor yang mendorong perilaku tersebut yakni internal dan eksternal. Faktor internal karena ada yang namanya dorongan untuk memiliki self image yang positif,” ungkapnya, seperti lansiran Antara.

Sementara itu faktor kedua yakni eksternal, peran perempuan sebagai ibu atau istri yang memang menjadi pengayom rumah tangga yang baik. Selain itu wanita juga cenderung menginginkan citra yang positif. Sehingga seringkali rela mengalah hanya demi keluarga hingga untuk orang lain. Bahkan wanita yang lebih sering mengalah juga biasanya akan melakukan semampunya atau semampu yang ia bisa.

Jika melihat dari teori Abraham Maslow, seorang tokoh psikologi asal Amerika Serikat, kebutuhan manusia tersusun dalam suatu hierarki. Yang mana manusia memenuhi kebutuhannya secara berjenjang.

“Manusia akan berusaha memenuhi satu jenjang kebutuhan terlebih dahulu. Setelah jenjang pertama terpenuhi, maka manusia akan mencoba memenuhi kebutuhan yang ada di jenjang berikutnya,” imbuh Frisca.

Yang pertama ialah kebutuhan fisiologis, yang merupakan kebutuhan paling mendasar. Dengan kata lain kebutuhan fisiologis adalah kebutuhan primer. Manusia membutuhkan makanan, minuman, pakaian, dan tempat tinggal.

Yang kedua merupakan kebutuhan rasa aman seperti perlindungan dari bahaya fisik dan emosi. Yang ketiga merupakan kebutuhan penghargaan yang meliputi faktor-faktor internal seperti harga diri, otonomi, serta prestasi. Adapun kebutuhan penghargaan ini juga merupakan kebutuhan aktualisasi. Hak untuk memperoleh dan berkewajiban untuk meraih atau mempertahankan pengakuan dari orang lain.

Baca Selanjutnya: Manfaat yang Anda Dapat Jika Bekerja Dulu Sebelum Menikah

Add a Comment