Begini Prosedur Tes COVID-19 Pada Anak

prosedur tes covid-19 anak

PrimaBerita – Prosedur pemeriksaan atau tes untuk mendeteksi virus corona atau penyakit Covid-19 pada anak perlu untuk anda ketahui. Karena imunitas anak yang masih terus berkembang dan belum sebaik orang dewasa sama rentan dan berisikonya terserang penyakit ini.

Oleh karena itulah, tidak hanya pada orang dewasa, prosedur tes covid untuk anak juga penting guna mengetahui apakah mereka mengidap penyakit tersebut, terlebih dengan adanya klaster orang tanpa gejala atau OTG.

Berikut Prosedur Tes COVID-19 pada Anak :

Tes Molekuler

Jenis tes molekuler yang paling umum untuk mendeteksi COVID-19 adalah polymerase chain reaction (PCR) yang memiliki tingkat keakuratan yang sangat tinggi. Tes PCR juga sudah  Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat sah kan dan setujui. Ini juga sebagai standar untuk menentukan apakah seorang anak terinfeksi COVID-19 aktif atau tidak. Tes ini menggunakan metode usap hidung dan tenggorokan untuk pengambilan sampel uji.

Tes Antigen

Menggunakan metode usap hidung atau tenggorokan. Hasil tes antigen positif umumnya bisa anda andalkan. Bila hasil tes antigen negatif, tes PCR mungkin perlu agar ibu bisa memastikan Si Kecil tidak terinfeksi COVID-19.

Tes Antibodi

Tes antibodi atau serologi memeriksa sampel darah anak untuk menemukan protein khusus atau antibodi. Tubuh membuat protein tersebut untuk melawan virus, seperti SARS-CoV-2, virus yang menjadi penyebab COVID-19. Jadi, tes antibodi bisa memberitahu apakah anak pernah terinfeksi COVID-19 pada masa lalu, bahkan meskipun tidak ada gejala.

Namun masalahnya, prosedur tes covid untuk anak mungkin terlihat menakutkan. Apalagi dengan prosedur swab yang mengharuskan lubang hidung atau tenggorokan mereka akan masuk alat panjang. Sudah pasti, mereka akan melakukan penolakan ketika ibu mengajak untuk menjalani pemeriksaan.

Bagaimana Proses Tes Swab pada anak?

Petugas medis akan mengambil sampel dari saluran pernapasan hidung dan tenggorokan. Caranya berikut ini:

  1. Anak nantinya akan meniup napas melalui hidung untuk memastikan tak ada sumbatan.
  2. Kemuddia, mendongakkan kepala, petugas akan memasukkan alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang, lalu menyapukan dan memutar hingga mencapai bagian belakang hidung selama beberapa detik.
  3. Setelah itu, anak diminta untuk membuka mulut lebar kemudian dimasukkan alat swab hingga mencapai belakang tenggorokan tanpa menyentuh lidah.
  4. Alat swab kemudian dokter masukkan ke dalam tabung khusus. Lalu dikirimkan ke laboratorium untuk dilakukan PCR.

Bagi anak yang melakukan kontak dekat dengan pengidap, pengujian terbaik dilakukan setidaknya empat hari setelah paparan, kecuali apabila anak menunjukkan adanya gejala. Kontak dekat yang dimaksud berarti berada kurang dari 1 meter selama setidaknya 15 menit dari seseorang yang telah terpapar virus COVID-19.

Agar prosedur tes covid untuk anak tidak lagi menjadi hal yang menakutkan, ada baiknya ibu dan ayah memberikan pendampingan dan dukungan. Berikan kata-kata yang menenangkan, bahwa pemeriksaan ini tidak akan lama dan tidak menyakitkan.

Add a Comment