Ini Tips Aman Berinvestasi Bagi Pemula

Tips Aman Berinvestasi Bagi Pemula

PrimaBerita – Saat sekarang ini investasi merupakan topik yang sudah banyak orang tanyakan. Tips aman berinvestasi bagi pemula perlu anda ketahui agar tidak merugi nantinya.

Banyak orang ketakutan bahwa investasi akan menyebabkan kehilangan uang, investasi juga β€˜katanya’ membutuhkan modal yang besar. Padahal ada beberapa jenis investasi yang memiliki modal minim.

Investasi sendiri adalah penanaman aset atau dana yang sebuah perusahaan atau perorangan lakukan. Untuk jangka waktu tertentu demi memperoleh keuntungan yang lebih besar pada masa depan.

Berikut beberapa tips aman berinvestasi bagi pemula:

Jangan Mudah Tergiur

Hal pertama ketika memulai investasi yaitu jangan mudah tergiur dengan janji keuntungan yang tidak wajar, berpikirlah secara rasional, logis dan realistis. Pertimbangkan selalu untung, rugi dan resiko yang dihadapi

Contohnya: tingkat keuntungannya besar dan tidak akan merugi (misal: 5% keuntungan dari nilai investasi perbulan) .

Pelajari Jenis Investasi

Setiap jenis investasi memiliki system yang berbeda-beda untuk itu anda harus mempelajarinya. Namun, tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu mendapatkan keuntungan yang besar pada masa depan.

Jangan gunakan seluruh uang Anda

Ada baiknya, anda tidak gegabah untuk menanam modal saat awal. Hal ini untuk meminimalisir kehilangan uang dan mengalami kerugian materi lainnya.

Di Awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Pastikan jasa yang menawarkan investasi tersebut sudah tercatat dan di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal ini untuk menghindari investasi bodong. Misalnya anda telah berinvestasi dengan jumlah yang besar. Akan tetapi perusahaan yang menjadi perantara anda merupakan perusahaan abal-abal tentu uang anda akan hilang.

Maka dari itu, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mengakses Website Resmi OJK, pastikan apakah perusahaan tersebut terdaftar pada OJK atau tidak.

Jika perusahaan tersebut sudah terdaftar. Maka dapat anda pastikan Perusahaan tersebut aman dan bukan Investasi bodong.

Perhatikan Identitas Perusahaan

Jika nama perusahaan yang menawarkan jasa investasi tidak jelas, maka hal ini akan menyulitkan anda untuk melakukan cross check apakah perusahaan tersebut aman atau tidak.

Dan selain itu anda harus mengecek alamat kantor perusahaan tersebut, fiktif atau tidak. Jika alamat kantor perusahaan tersebut fiktif, maka sudah bisa anda pastikan bahwa perusahaan tersebut bodong.

Perhatikan Legalitasnya

Pastikan juga pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar atau memiliki izin salah satu lembaga yang berwenang (Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), dan Kementerian Koperasi dan UKM).

Pada penawaran produk Pasar Modal (efek/surat berharga) atau produk Perbankan, perusahaan atau bank yang menawarkan harus memiliki izin usaha dan tercatat pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada penawaran produk komoditi berjangka, perusahaan tersebut harus memiliki izin usaha dan tercatat pada Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Kementerian Perdagangan RI.

Bahkan, apabila koperasi menawarkan investasi perlu anda cek kembali, koperasi tersebut harus memiliki izin usaha dan tercatat di Kementerian Koperasi dan UKM.

Perlu anda ketahui juga bahwa Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) bukanlah izin untuk melakukan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.

Add a Comment