Hambat Penyerapan Gizi, Coba Jangan Langsung Minum Ini ya Sehabis Makan!

Bisa hambat penyerapan gizi, sebaiknya jangan langsung minum beberapa jenis minuman sehabis makan. Mengapa demikian?

PrimaBerita – Bisa hambat penyerapan gizi, sebaiknya jangan langsung minum beberapa jenis minuman sehabis makan. Mengapa demikian?

Tentunya setelah merasa kenyang karena selesai makan, kita mengharapkan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dapat terserap dengan baik oleh tubuh. Tujuannya supaya tubuh selalu tersuplai oleh gizi untuk mendukung proses metabolisme. Ketika proses metabolisme tubuh berkerja dengan baik maka kesehatan pun dapat terjaga. Namun beberapa diantaranya memiliki kebiasaan yang kurang tepat. Meminum beberapa jenis minuman setalah makan justru dapat menghambat penyerapan zat gizi. Penasaran, apa saja jenis minuman tersebut?

Kopi

Beberapa kebiasaan menganggap masih kurang lengkap bila setelah makan tidak mengonsumsi minuman kopi. Tapi ternyata kafein dalam minuman kopi dapat menghalangi penyerapan zat besi jika mengonsumsinya sejam setelah makan. Padahal zat besi begitu penting bagi tubuh manusia.

Teh

Walaupun teh memiliki manfaat untuk kesehatan akan tetapi minuman ini dapat menghambat penyerapan gizi bila anda konsumsi pada waktu yang salah. Misalnya meminum teh pada saat makan ataupun selang 1 jam sesudah makan.

Sebuah laporan dalam jurnal Analis Kesehatan tahun 2019 menyebutkan bahwa konsumsi pangan sumber zat besi bersamaan dengan teh sebanyak 200 ml dapat hanya menyerap zat besi sekitar 2 atau 3 persen saja. Sedangkan bila mengonsumsi teh hitam 150 ml dalam rentang waktu sejam sehabis makan dapat juga menurunkan penyerapan zat besi hingga 80%. Jadi ada baiknya jangan langsung minum minuman ini ya sehabis makan asupan sumber zat besi.

Minuman Soda

Soft drink atau minuman bersoda adalah sejenis minuman ringan yang berkarbonasi dan tidak mengandung alkohol. Minuman ini mengandung kadar gula yang tinggi. Oleh sebab itu sebetulnya minuman ini dapat berdampak kurang baik bila anda konsumsi setelah makan.

Susu

Kandungan kalsium yang terdapat dalam susu mempunyai dampak negatif terkait penyerapan zat besi. Baik zat besi heme dari sumber hewani maupun pada besi non-heme dari sumber nabati. Tapi sifat penghambat ini tidak terlalu cenderung memperlihatkan dampak bila kandungan kalsium hanya kurang dari 40 mg atau lebih dari 300 mg.

Add a Comment