Jelang Pilkada, Cawagub Bengkulu Meninggal Dunia Usai Covid

cawagub bengkulu meninggal dunia

PrimaBerita – Cawagub Bengkulu, Muslihan Sutrisno meninggal dunia usai terkonfirmasi positif covid-19 (6/12/2020). Namun Komisi Pemilihan Umum Bengkulu masih menunggu keputusan KPU pusat terkait meninggalnya salah seorang calon dalam pilkada serentak 2020.

“Sebelum meninggal beliau dalam kondisi mengalami sesak nafas parah. Covid-19 itu kalau sudah terjadi perburukan kita tidak bisa berbuat apa-apa,” ucap Zulkimaulub Ritonga,dirut RSUD M Yunus Bengkulu sebagaimana melansir dari CNN.

Menurutnya, Muslihan sempat mendapat perawatan ke ruang isolasi RSUD M Yunus. Namun pada hari kamis petang (3/12/2020) kondisi calon wakil gubernur Bengkulu semakin memburuk. Hingga pada akhirnya Muslihan Sutrisno menghembuskan nafas terakhirnya kemarin.

Sementara itu Muslihan diketahui memiliki riwayat penyakit penyerta, yaitu gula darah. Kata Zulki, terakhir kondisi paru-parunya sudah parah.

“Terakhir kondisi paru-parunya sudah parah. Kita sudah pasang semua alat bantu nafas tetapi tidak mampu diatasi. Alat-alat sudah kita pasang semua termasuk pemberian obat,” kata Zulki.

Ia juga menuturkan bahwa petugas RSUD M Yunus Bengkulu telah melakukan pemulasaran jenazah sesuai dengan protokol kesehatan covid-19.

Terkait cawagub Bengkulu yang meninggal dunia jelang pilkada, komisioner KPU Bengkulu, Emex menyampaikan pihaknya masih menunggu keputusan dari Komisi Pemilihan Umum RI. Akan tetapi ia sendiri juga sudah menerima adanya informasi mengenai meninggalnya salah seorang calon dalam pilkada serentak 2020.

Sebagai informasi, Muslihan merupakan calon wakil gubernur Bengkulu mendampingi Helmi Hasan. Pasangan ini menjadi peserta nomor urut 01 dalam pemilihan gubernur dan wagub Bengkulu yang akan terselenggara secara serentak pada 9 desember mendatang. Sebelumnya akhir hidupnya, Muslihan menjabat sebagai ketua dewan pimpinan daerah partai Hanura provinsi Bengkulu. Dan sempat menjabat sebagai bupati Bengkulu Utara dan bupati Rejang Lebong. Selain itu Muslihan yang merupakan purnawirawan TNI AD juga merupakan mantan anggota DPRD provinsi Bengkulu.

Paslon nomor urut 1 ini mendapat usungan 3 partai politik dengan total 10 kursi di DPRD Bengkulu. PAN memiliki 2 kursi, NasDem sebanyak 5 kursi, dan Hanura sebanyak 3 kursi.

Add a Comment