Demi Pantau Pelaksanaan Pilkada 2020, Mendagri Bentuk Tim Khusus

Pelaksanaan Pilkada 2020

PrimaBerita – Pelaksanaan pilkada serentak akan segera berlangsung minggu depan yakni tanggal 9 desember 2020 mendatang. Sehubungan dengan ini, mendagri Tito Karnavian pun membentuk 4 tim khusus untuk memantau realisasi APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) hingga pelaksanaan pilkada 2020.

Hal ini pun disampaikan oleh kepala pusat penerangan Kementerian Dalam Negeri, Benni Irwan melalui keterangan tertulisnya (1/12/2020).

“Telah membentuk 4 tim khusus dengan menerbitkan surat keputusan (SK) mendagri,” ujar Benni.

Adapun 4 tim khusus tersebut antara lain tim asistensi percepatan penyerapan APBD, tim pemantauan pelaksanaan pilkades 2020, tim monitoring dan evaluasi percepatan perekaman data kependudukan, serta tim pemantauan pelaksanaan pilkada serentak 2020.

Fungsi dan masing-masing tim akan berbeda. Tim asistensi percepatan penyerapan APBD provinsi dan kabupaten/kota dalam masa pandemi covid-19 bertugas untuk memastikan penyerapan APBD optimal pada tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Lalu tugas selanjutnya yaitu melakukan pendalaman terhadap permasalahan pemda sekaligus melakukan asistensi percepatan penyerapan APBD pada masa covid-19.

Sementara tugas dari tim pemantauan pelaksanaan pilkades 2020 adalah untuk memantau pelaksanaan pilkades 2020. Yang mana sebanyak 1.488 desa dari seluruh Indonesia akan melakukan pemilihan kepala desanya masing-masing. Tim ini juga akan bertugas pada 22 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkades serentak 2020. Semua tahapan maupun proses pemilihan akan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19 yang masih saja menimbulkan kasus.

“Semua harus mengikuti protokol kesehatan, maka kita harus memastikan agar kesiapan lebih matang. Sosialisasi lebih masif dan terarah. Serta koordinasi lebih intens dan terus menerus,” paparnya.

Sedangkan tim monitoring dan evaluasi percepatan perekaman data kependudukan, Benni menyampaikan bahwa tim tersebut akan memastikan pemenuhan hak politik dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah.

Terhadap tim pemantauan pelaksanaan pilkada serentak 2020, Benni menuturkan bahwa harapannya mampu mendukung sinergitas, efektivitas, serta transparansi pelaksanaan pilkada.

“Tim tersebut akan bertugas untuk melakukan pemantauan dan asistensi di 32 provinsi. Dalam rangka mendukung pilkada yang sesuai dengan protokol kesehatan covid-19,” katanya.

Add a Comment