Kementan Pacu Kaltara Penuhi Target Tanam Tahun Depan

Kementan Pacu Kaltara Penuhi Target Tanam Tahun Depan

PrimaBerita – Kementan atau Kementerian Pertanian mulai pacu Kaltara penuhi target tanam tahun depan melalui beberapa program unggulan. Selain itu sosialiasi pun gencar dilakukan agar pemda bersinergi dengan pemerintah pusat dalam semua persiapannya.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan provinsi Kaltara dalam acara koordinasi persiapan pelaksanaan kegiatan tahun 2021 bersiap untuk melakukan sejumlah langkah strategis terkait target tanam tahun 2021 depan. Sehingga hal ini tak luput juga dari pentingnya peran Kementerian Pertanian untuk memberikan arahannya.

Melansir dari Tribun, Suwandi,dirjen Tanaman Pangan menyampaikan sesuai dengan kebijakan menteri pertanian Syahrul Yasin bahwa Kementan sudah membuat konsep langkah bertindak melalui 5 cara. Cara yang pertama yakni bagaimana cara mengamankan kapasitas produksi pertanian. Yang kedua yaitudiversifikasi pangan lokal. Yang ketika yaitu penguatan cadangan pangan serta sistem logistik. Dan cara yang ke-4 dan ke-5 yaitu pengembangan pertanian modern dan gerakan 3 kali lipat kegiatan ekspor.

Suwandi yang meresmikan pembukaan acara tersebut menegaskan kembali bahwa pertanian tetap harus terus berjalan meski saat krisis pandemi sektor pertanian. Sebab sektor ini memberikan kontribusi positif bagi nasional.

Berdasarkan data BPS, sektor pertanian berkontribusi besar terhadap PDB nasional. Yang mana kuartal II tahun 2020 tumbuh hingga mencapai 2,19%. Selanjutnya terhadap kuartal III tumbuh pada angka 2,15%. Adapun kontribusi kuartal IV 2020 telah mencapai angka 14,58%.

Begitupun hasil PDB (Pendapatan Domestik Bruto) menujukkan hasil positif, jumlah eksporpun juga mengalami peningkatan. Selama beberapa bula ini secara nasional ikut tumbuh positif daripada tahun sebelumnya.

Suwandi mencatat bahwa bulan januari hingga agustus kontribusi nilai ekspor mencapai Rp 258 triliun. Lainnya, nilai tukar petani bulan oktober senilai 102 yang mana keadaan ini sudah mulai membaik meski masih terdapat fluktuasi setiap bulannya.

“Untuk tahun 2021 nanti kita akan fokusdi beberapa hal. Misalnya bantuan pemerintah akandiarahkan untuk Perluasan Areal Tanam Baru (PATB). Kemudian perlu dilakukan Peningkatan Indeks Pertanaman (PIP). Selanjutnya kita dorong lagi Propaktani sebagai kawasan korporasi,” papar Suwandi.

Add a Comment