Ayah Merudapaksa Anak Tirinya Hingga Hamil 6 Bulan

ayah merudapaksa anak tirinya

PrimaBerita – Seorang ayah telah tega merudapaksa anak tirinya hingga hamil 6 bulan. Adapun pelaku melaksanakan aksinya tersebut kala sang istri sedang tidur. Hingga akhirnya kasus tersebut terbongkar setelah sang ibu curiga akan perut buncit anaknya.

Kapolres Majalengka yang didampingi kasat reskrim AKP Siswo DC Tarigan menurutkan bahwa kasus berawal dari sebuah kecurigaan. Apalagi saat itu sang ibunda korban langsung menginterogasi anaknya.

“Jadi setelah usia kehamilan anaknya enam bulan, ibu mengetahui tubuh sang anak membuncit dan langsung interogasi. Yang mana akhirnya mengaku siapa dalang hingga perut anaknya membuncit tersebut,” pungkas AKBP Bismo Teguh Prakoso selaku kapolres Majalengka.

Dari hal tersebutlah, katanya, ibu korban tidak terima dan melapor kepada pihak kepolisian. Kemudian selanjutnya pihak kepolisian langsung memburu pelaku.

“Penangkapan pelaku di rumahnya. Karena anaknya menceritakan semuanya kepada ibunya,” katanya.

Empat Kali Menyetubuhi Anak Tiri

Sebelumnya aksi bejat seorang ayah yang merudapaksa anak tirinya hingga hamil 6 bulan terjadi pada salah satu desa kecamatan Kertajati, kabupaten Majalengka. Waktu peristiwa sekitar bulan februari 2020 dan pelaku merupakan ayah tiri korban berinisial R (60). R telah tega mencabuli anak tirinya yang masih berusia 16 tahun.

Oleh karena kecurigaan ibu korban maka perbuatan pelaku pun terbongkar. Sang ibu menanyakan langsung kepada sang anak terkait kejadian yang korban alami. Kala itu pelaku masuk ke dalam kamar anak tirinya untuk menyalurkan aksi tidak terpujinya.

“Sudah empat kali menyetubuhi anaknya, ia nekat saat istrinya terlelap tidur,” terang kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso yang didampingi oleh kasat reskrim AKP Siswo Tarigan.

Sebagai modus pelaku untuk melancarkan aksinya, pelaku mengancam tidak akan membiayai hidupnya jika sang anak tidak mau menuruti nafsu pelaku. Selain itu pelaku juga mengancam korban akan mengganggu rumah tangga korban kelak saat sudah menikah.

Kini pelaku sudah berhasil dalam pengamanan satreskrim Polres Majalengka. Pelaku tersebut kena jeratan pasal 81 dan pasal 82 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak. Tersangka pelaku terkena ancaman hukuman penjara minimal 7 tahun dan maksimal 15 tahun.

Add a Comment