Pemko Medan Kembali Gelar Razia Masker Guna Disiplinkan Masyarakat

pemko medan kembali gelar razia masker

PrimaBerita – Kepala Bidang Penertiban Umum Satpol PP kota Medan Sumatera Utara mengatakan bahwa pemko Medan kembali gelar razia masker guna mendisiplinkan warga dalam penerapan protokol kesehatan.

“Razia masker kami lakukan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatandi tengah pandemi covid-19. Hal ini guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kota Medan,” kata Reyes Sihombing, kabid Penertiban Umum Satpol PP.

Hal tersebut ia sampaikan mewakili pejabat sementara walikota Medan, Arief Sudarto Trinugroho ketika melangsungkan razia. Razia pun terselenggara pada jalan Gatot Subroto KM 7,8 kelurahan Lalang, Medan Sunggal, pada hari senin kemarin (19/10/2020).

Melalui kegiatan tersebut pemerintah kota Medan bersama dengan tim gabungan telah menjaring 64 orang pelanggar yang tidak mengenakan masker. Adapun tim gabungan terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja Sumatera Utara, Satuan Polisi Pamong Praja kota Medan, TNI/Polri. Serta dishub kota Medan dan unsur kecamatan Medan Sunggal.

“Kami juga mengingatkan warga agar selalu menggunakan masker, terutama saat melakukan aktivitasdi luar rumah,” katanya sebagaimana lansiran Tribun.

Tidak hanya mengingatkan. Selain itu Reyes juga menuturkan bagi warga yang kedapatan tidak mengenakan masker akan memperoleh hukuman dengan penahanan KTP selama 3 hari. Dalam hal ini surat berita acara penahanan Kartu Tanda Penduduk akan menjadi bukti pengambilan KTP. Pengambilannya ke kantor Satpol PP kota Medan, Sumatera Utara.

Bagi warga yang tidak membawa KTP atau yang belum memiliki KTP saat terjaring razia maka akan mendapat hukuman push up maupun squat jump dan juga melafalkan pancasila.

Kendati demikian dalam kesempatannya, Reyes juga menyampaikan kalau pemko Medan yang kembali gelar razia masker demi protokol kesehatan pencegahan covid-19 yang tergelar rutin bertujuan untuk menegakkan Peraturan Walikota atau Perwal Medan No 27 Tahun 2020. Serta Pergub Pemprovsu No 34 Tahun 2020.

“Masih banyak warga yang tidak mengindahkan peraturan tersebut. Mereka masih minim kesadaran untuk mengenakan masker,” katanya.

Oleh sebab itu pemko Medan menyematkan hukuman agar memberi efek jera bagi pelanggar.

Add a Comment