Kisah Pasutri yang Nikah Cerai 23 Kali Sebulan, Ternyata…

Kisah Pasutri yang Nikah Cerai 23 Kali Sebulan, Ternyata...

PrimaBerita – Ada-ada saja, kisah pasangan suami istri atau pasutri yang melakukan nikah dan cerai sebanyak 23 kali dalam sebulan. Bahkan adik ipar juga ikut dinikahi oleh pasutri tersebut. Padahal pernceraian semestinya sebisa mungkin untuk dihindari. Namun tidak dengan pasangan yang satu ini. Ternyata ada maksud dibalik aksi nikah dan cerai yang berlangsung sebanyak puluhan kali.

Menurut sebuah sumber, perpisahan mereka bukan seperti masalah pasutri pada umumnya. Pasangan tersebut tidak memiliki masalah keluarga akan tetapi ternyata hal tersebut hanya sebagai akal bulus saja untuk menipu pemerintah. Mereka hanya ingin mendapatkan sesuatu dengan cara instan dan menguntungkan.

Pasutri yang suka nikah cerai hingga sebanyak 23 kali ini berakal bulus supaya memperoleh tempat tinggal gratis dari pemerintah. Yang mana tempat tinggal gratis merupakan sebuah program pemerintah provinsi Zhejiang, China, pada 2019 lalu. Pasutri tersebut rujuk kembali ketika mengetahui bahwa mantan istrinya tercatat sebagai warga penerima apartemen gratis. Lantas demi mendapatkan dokumen izin tinggal, Pan alias sang suami membutuhkan status perkawinan.

Lihat Juga: Mengapa Sebagian Orang Lebih Suka Memilih Nikah Muda?

Hal ini karena apartemen gratis peruntukannya hanya kepada keluarga yang membutuhkan. Namun setelah dokumen tersebut mereka dapatkan maka pasutri tersebut kembali bercerai. Ini jugalah yang membuatnya ketagihan dan justru melakukan kerjasama dengan mantan istrinya, Shi agar selalu bisa mendapatkan dokumen izin tinggal.

Pan yang ketagihan ini lantas menikah lagi dengan adik iparnya setelah beberapa hari. Kemudian mengurus izin tinggal serta bercerai usai memperoleh dokumen. Mantan istri Pan yakni Shi informasinya juga melakukan hal yang sama seperti yang suaminya lakukan. Sehingga secara otomatis otoritas setempat mencatat bahwa keduanya telah melakukan pernikahan dan perceraian mencapai 23 kali.

Kendati demikian Pan dan Shi akhirnya menerima ganjaran. Oleh karena perbuatannya, pasangan suami istri ini pun harus berurusan dengan aparat penegak umum setempat. Mereka terpaksa harus mempertanggungjawabkan apa yang mereka perbuat. Mereka pun mengungkapkan penyesalannya di hadapan penyidik.

Add a Comment