Hindari Makanan Ini Agar Asam Lambung Tidak Naik

PrimaBerita – Jika anda tidak ingin asam lambung anda naik sebaiknya hindari makanan yang menjadi pemicunya. Penyakit asam lambung dapat membuat penderitanya merasakan rasa tak nyaman seperti mulas, rasa panas seperti terbakar pada dada, kembun dan kerap bersendawa.

Gangguan asam lambung yang naik dari perut ke kerongkongan yang bersifat kronis atau kumat lebih dari dua kali seminggu disebut gastroesophageal reflux disease ( GERD).

Berikut beberapa jenis makanan yang harus anda hindari agar asam lambung tidak naik:

1. Makanan berlemak jenuh dan kolesterol tinggi

Melansir dari Healthline, asupan yang banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol termasuk jenis makanan yang harus anda hindari.

Makanan berlemak tidak sehat dapat menurunkan tekanan otot sfingter esofagus. Sehingga, makanan bisa lebih lama singgah pada perut.

Selain itu, terdapat hubungan erat antara kebiasaan makan makanan yang mengandung kolesterol tinggi dan banyak lemak dengan GERD.

Melansir Medical News Today, studi pada Alimentary Pharmacology and Therapeutics menunjukkan, orang yang kerap makan asupan tinggi kolesterol dan lemak jenuh cenderung mengalami GERD.

Anda yang sedang bergelut dengan penyakit asam lambung, baiknya hindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Misalkan aneka gorengan, keripik, kerupuk, daging berlemak, jerohan, daging olahan, burger, pizza, ayam goreng, dll.

2. Makanan pedas

Institut Nasional Diabetes, Penyakit Pencernaan, dan Ginjal AS memasukkan makanan pedas ke dalam jenis makanan yang harus penderita asam lambung hindari. Makan makanan pedas dapat memperburuk gejala asam lambung naik.

Penelitian menunjukkan, mengonsumsi makanan pedas bisa membuat penderita asam lambung sakit perut dan heartburn. Kendati demikian, tidak semua penderita penyakit asam lambung sensitif dengan makanan pedas.

Terutama pada orang yang sudah terbiasa terkena capsaicin, atau zat yang memberikan rasa pedas dalam cabai.

Untuk itu, ada baiknya penderita penyakit asam lambung memperhatikan kondisi tubuhnya, terutama setelah makan makanan pedas.

3. Makanan asam

Beberapa buah dan sayuran dengan kadar pH di bawah normal jamak memicu asam lambung. Seperti nanas, jeruk nipis, lemon, tomat, bawang putih, sampai bawang bombay.

Namun, ada beberapa penderita asam lambung yang bisa menoleransi rasa asam. Konsultasikan dengan dokter apabila ingin memasukkan sayur dan buah tertentu ke dalam jenis makanan yang harus anda hindari.

Pasalnya, asupan kaya serat seperti buah dan sayur penting bagi tubuh, termasuk penderita asam lambung.

Penderita asam lambung bisa memilih jenis buah dan sayur yang tidak terlalu asam seperti pisang, semangka, kembang kol, brokoli, wortel, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Beberapa buah-buahan dan sayuran kaya air juga bisa membantu meredakan gejala asam lambung. Misalkan mentimun, seledri, semangka, dan selada.

4. Susu dan produk susu

Studi dari Gut and Liver meneliti hubungan antara alergi susu sapi dengan gejala GERD pada anak-anak.

Para peneliti menemukan, sejumlah anak-anak yang alergi susu sapi asam lambungnya kerap naik setelah minum susu. Studi tersebut masih membutuhkan penelitian lanjutan untuk mengetahui dampak sejenis pada orang dewasa.

Hal yang perlu anda ingat, susu dan produk susu seperti susu full cream, mentega, krim kental, sampai keju umumnya juga banyak mengandung lemak jenuh.

Untuk itu, ada baiknya penderita mempertimbangkan untuk memasukkan susu dan produk susu ke dalam makanan yang harus penderita hindari.

Tak hanya menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, cukup tidur, dan minimalkan stres agar penyakit juga dapat menghindari asam lambung kambuh.

Add a Comment