Cara Membangun Rumah Sendiri Secara Bertahap Sesuai Budget

Cara Membangun Rumah Sendiri

PrimaBerita – Mungkin bagi beberapa orang ada yang tidak menyukai membeli rumah jadi karena ingin membangun sendiri sesuai impian. Nah, tentu ada cara untuk membangun rumah sendiri secara bertahap sesuai dengan budget yang anda miliki.

Ada banyak cara membangun rumah impian, salah satunya membuat perencanaan untuk pembangunan bertahap. Hal yang paling penting ialah membeli lahan terlebih dahulu, setelah itu anda akan menyewa jasa arsitek sampai kepada pemilihan material yang tepat.

Cara ini lebih menguntungkan sebab bisa sesuai dengan budget dan rumah yang anda bangun juga sesuai dengan kebutuhan.

Berikut Cara Membangun Rumah Sendiri Secara Bertahap Sesuai Budget

1. Mulai dengan Perencanaan

Hal yang pertama untuk anda lakukan adalah membuat perencanaan. Susunlah perencanaan pribadi yang matang. Bisa dimulai dari lahan mana yang akan dibeli, butuh tidaknya menggunakan jasa arsitek, hingga membuat tanggal yang rinci.

Untuk menyiapkan rencana ini, anda perlu memastikan terlebih dahulu ketersediaan budget. Sebab budget berperan dominan dalam proses penyusunan dan hasil akhir rencana anda.

2. Susun Rancangan Anggaran Biaya (RAB)

Saat rencana sudah tersusun, saatnya menyusun RAB mulai dari nol. Jadikan RAB ini untuk pribadi saja, sekadar mengetahui hitungan kasar biaya.

Jika anda memutuskan untuk menyewa jasa arsitek, nanti anda juga akan menerima RAB yang berisikan biaya keseluruhan pembangunan ‒ termasuk biaya jasa.

Pun jika anda memutuskan menyewa jasa arsitek, anda tetap harus tahu proses pembangunannya mulai dari pondasi hingga bangunan jadi. Sebab ini adalah rumah anda, tempat anda akan menghabiskan hari. Lebih baik anda paham betul tentang prosesnya, tidak hanya sekadar menghuni.

3. Lakukan Pemilihan Lahan

Memilih lahan harus melihat ke depan karena pondasi dan bahan bangunan yang ke depannya akan anda gunakan akan menyesuaikan. Perlu untuk anda ketahui, ada empat macam tanah: tanah keras, tanah sedang, tanah lunak, dan tanah sangat lunak.

Keempat jenis tersebut memiliki karakteristiknya masing-masing. Maka dari itu, pondasi yang ingin anda bangun harus menyesuaikan dengan kondisi tanah.

4. Siapkan Konsep yang Tepat

Konsep yang paling tepat anda gunakan jika ingin membangun rumah bertahap adalah konsep rumah tumbuh. Rumah tumbuh belakangan ini kerap menjadi perbincangan karena konsepnya sangat mendukung orang-orang yang memiliki budget terbatas.

Konsep rumah tumbuh adalah konsep pembangunan rumah yang anda lakukan secara bertahap menyesuaikan dengan prioritas dan budget yang tersedia.

5. Pilih Material Sesuai Kebutuhan

Selama proses pembangunan berlangsung, kemungkinan untuk tergiur menggunakan material di luar rencana pasti ada. Godaan-godaan seperti ini akan sangat berpengaruh pada rencana dan RAB yang telah disusun.

Pembangunan yang seharusnya telah anda tetapkan, alih-alih bisa membengkak hanya karena anda ingin yang lebih padahal tidak terlalu butuh. Rencana dan RAB yang telah anda susun harus anda laksanakan secara disiplin.

6. Tentukan Skala Prioritas

Anda bisa mengatur lahan berdasarkan skala prioritas kebutuhan yang wajib terpenuhi. Misalnya membangun bangunan inti dengan fungsi-fungsi wajib seperti kamar, kamar mandi, dapur, dan ruang tengah multifungsi.

Juga masalah air tanah, aliran air, tempat pembuangan, dan sebagainya. Sisa lahan yang tersisa bisa anda kosongkan terlebih dahulu untuk anda bangun pada kemudian hari saat dana telah tersedia lagi.

7. Partisi Ruangan

Dalam rancangan pembangunan, perhatikan ruangan yang membutuhkan penggunaan partisi. Partisi berperan sangat penting untuk rumah yang anda bangun bertahap, sebab rumah seperti ini bisa berubah ke depannya.

Lebih baik menggunakan partisi semi-permanen untuk ruangan yang nantinya anda proyeksikan akan berubah fungsi. Serta gunakan partisi permanen untuk ruangan yang fungsinya memang sudah permanen.

Add a Comment