Perusahaan Ini Wajibkan Karyawan Bekerja Sampai Mati

PrimaBerita – Salah satu perusahaan minuman wajibkan karyawan bekerja sampai mati secara tidak langsung. Hujatan dari warga China pun membanjiri kebijakan perusahaan tersebut.

Salah satu perusahaan China yang memproduksi minuman terkenal bernama ‘Coconut Palm’, tengah menjadi bulan-bulanan netizen karena persayaratan untuk karyawan baru mereka yang kontroversial.

Dilansir dari Global Times (23/08), Coconut Palm merupakan minuman kelapa paling populer pada negara itu sejak 30 tahun yang lalu. Beberapa waktu lalu perusahaan ini membuka lowongan pekerjaan via internet. Mereka mencari 40 orang yang akan belajar sebagai manajer pada perusahaan Coconut Palm.

Namun semua kandidat yang terpilih harus memenuhi dua persyaratan. Harus berdedikasi penuh kepada pekerjaan mereka, termasuk meninggalkan keluarga mereka dan menghabiskan waktu untuk bekerja. Selain itu setiap kandidat harus mau bekerja sepanjang hidup mereka.

Bahkan pihak Coconut Palm meminta kandidat untuk memberikan rumah mereka sebagai jaminan, bahwa para kandidat akan bekerja seumur hidup pada perusahaan itu.

Setiap kandidat wajib memberikan rumah mereka, jika suatu hari mereka memutuskan untuk mengundurkandiri dari Coconut Palm.

Secara tidak langsung perusahaan Coconut Palm meminta setiap karyawan untuk bekerja sampai mati  atau tanpa henti hingga mereka meninggal dunia.

Lowongan pekerjaan ini tentunya menimbulkan banyak hujatan dan kritik dari banyak warga China. Menanggapi kontroversi ini, pihak Coconut Palm mengkonfirmasi bahwa benar mereka tengah mencari 40 calon karyawan untuk mengisi posisi manajer.

Bahkan perwakilan SDM dari Coconut Palm menyebutkan bahwa orang-orang yang tidak memiliki rumah sebagai jaminan, tidak bisa melamar kerja untuk posisi manajer ini.

Pihak Coconut Palm menjelaskan bahwa perusahaan akan menggaji 40 karyawan ini dengan angka yang cukup tinggi. Termasuk berbagai keuntungan yang nilainya bisa mencapai 1 juta yuan (Rp 2,1 miliar) gaji dalam satu tahun.

Meski menawarkan gaji yang tinggi tapi praktik kerja yang mengikat ini melanggar hukum ketenagakerjaan pada negara tersebut. Ada peraturan bahwa setiap karyawan bisa memutuskan kontrak kerja mereka, dengan menulis surat pengundurandiri ke perusahaan paling lambat 30 hari sebelumnya.

 

Coconut Palm Paksa Pegawai Kerja Sampai Mati

“Jadi syarat yang diberikan Coconut Palm itu tidak masuk akal. Di mana syaratnya bersifat mengancam karyawan untuk kerja sampai mati dengan jaminan rumah mereka,” pungkas Zhang, salah satu ahli hukum di China.

Akhirnya perusahaan memutuskan untuk menghapus iklan tersebut dari internet karena melanggar peraturan ketenegakerjaan pada negara itu dan menuai banyak kritik.

China sendiri memang memiliki budaya kerja yang keras. Banyak karyawan yang harus menjalani hukuman makan cacing hingga minum air kencing, jika target perusahaan tidak tercapai.

Add a Comment