Jerinx Kecewa Atas Penolakan Penangguhan Penahanan Terhadap Dirinya

Jerinx Kecewa Atas Penolakan Penangguhan Penahanan Terhadap Dirinya

PrimaBerita – Tersangka kasus ujaran kebencian Jerinx SID atau I Gede Ari Astina kecewa atas penolakan penangguhan penahanan terhadap dirinya oleh Polda Bali. Adapun kekecewaan Jerinx tersebut diungkapkan melalui kuasa hukumnya, I Wayan Gendo Suardana.

“Soal penolakan, Jerinx dan Nora juga kecewa, saya kecewa. Tapi karena ini kewenangan kepolisian ya kami hadapi bersama,” ujar I Wayan (18/08/2020).

Menurut I Wayan, penolakan penangguhan penahanan yang diajukan oleh pihak keluarga terbilang subjektif. Sebab selama ini, kata dia, Jerinx alias I Gede Ari Astina bersifat kooperatif dan sudah berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Lihat Lainnya: Cerita Pemotretan Baju Adat Kaltara Pada Uang Rp 75 Ribu

“Sebetulnya Jerinx sangat kooperatif, tidak akan melarikan diri, Jerinx mengatakan dihadapan penyidik bahwa ia tidak akan mengulangi perbuatan yang sama,” pungkas Wayan.

Kuasa Hukum Jerinx SID juga menilai masih ada banyak mekanisme lain yang bisa ditempuh apabila kliennya tersebut dikhawatirkan mengulangi perbuatannya lagi. Salah satu contohnya disebut dengan membuat pernyataan.

“Saya pikir sih dari awal juga alasan-alasan subjektif dari penyidik dan pihak kepolisian. Ini kan kami sudah terjemahkan,” katanya.

Meskipun melalui kuasa hukum, Jerinx kecewa atas penolakan penangguhan penahanan terhadap dirinya, dikatakan I Wayan Gendo Suardana, Jerinx tetap berkomitmen untuk terus menghadapi kasus ini. Sementara untuk langkah apa yang akan diambil selanjutnya, Wayan mengaku belum memikirkan.

“Kami belum memikirkan (langkah selanjutnya),” lanjutnya.

Diketahui Polda Bali menolak upaya penangguhan penahanan berdasarkan pertimbangan dari tim penyidik. Hal tersebut lantaran Jerinx dikhawatirkan mengulangi perbuatannya.

Sebelumnya pada 12 agustus 2020 lalu Polda Bali telah menetapkan Jerinx sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian terkait IDI Kacung WHO. Sebagaimana yang ia pernah posting dalam akun instagramnya. Ia dilaporkan dengan nomor laporan LP/263/VI/2020/Bali/SPKT.

Adapun penetapan tersangka terhadap Jerinx SID dilakukan setelah terpenuhinya unsur pidana setelah gelar perkara penyidik. I Gede Ari Astina alias Jerinx dijerat pasal 28 ayat (2) jo pasal 45A ayat (2) UU ITE.

Add a Comment