Akan Cair, Begini Perincian Gaji PNS Bulan Ini

perincian gaji ke 13

PrimaBerita– Presiden Joko Widodo akhirnya menerbitkan perturan (PP) Nomor 44 Tahun 2020 tentang perincian gaji PNS bulan ini , Pensiun, Tunjangan, atau Penghasilan Ketiga Belas Tahun 2020 akan cair.

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan AparaturNegara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji mengatakan, pemberian gaji ke-13 akan dilakukan bersamaan kepada semua PNS.

Perincian gaji PNS bulan ini berbeda dari tahun sebelumnya, biasanya pencairan gaji ini diberikan pada pergantian tahun ajaran baru.

Namun, pemerintah telah fokus pada penanganan pendemi virus corona, membuat Pencairan gaji ke 13 mundur pada bulan agustus. Tetapi, tidak semua PNS menerima gaji ke 13 ini. Dan hanya golongan ke 3 bawah yang menerimanya.

Proses pencairan gaji ke-13 PNS ini diputuskan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2020 mengenai Pemberian Gaji, Pencairan pensiun, Tunjangan, atau Penghasilan Ketiga Belas Tahun 2020 pada Jumat (7/8/2020).

Dalam PP 44/2020, disebutkan beberapa pihak yang berhak menerima gaji ke-13 ini. Seperti PNS, TNI, Polri, sejumlah pegawai non-PNS, penerima pensiunan atau tunjangan, hingga Calon PNS (CPNS). Mengacu pada Pasal 6 dan 8, pembayaran gaji ke-13 meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan.

Besaran gaji ke 13 yang akan dicairkan bulan ini diberikan paling banyak sebesar penghasilan pada bulan juli. Dan bagi calon pegawai negeri (CPNS) menerima gaji sekitaran 80 persen dari gaji pokok PNS, tunjangan  keluarga, dan tunjangan jabatan. Total anggaran yang disiapkan sekitar 28,5 triliun.

Berikut yang berhak menerima gaji ke 13 pada tahun ini:

1. PNS

2. Prajurit TNI

3. Anggota POLRI

4. Ketua, wakil ketua, dan Hakim pada semua badan

5. Staf khusus pada lingkungan kementrian

6. Hakim ad hoc

7. Pimpinan LNS, Pimpinan LPP, Pimpinan BLU

8. Pegawai non PNS pada LNS, LPP, atau BLU.

9. Penerima pensiun atau tunjangan

10. Calon PNS

Merujuk pada PP Nomor 44/2020 pasal 5 ayat (1), besaran gaji ke-13 diberikan paling banyak sebesar penghasilan pada bulan Juli 2020.  Jika pada bulan Juli pegawai belum mendapatkan gaji atau menerima gaji dengan jumlah yang kurang, selisihnya akan tetap dibayarkan pemerintah (pasal 2).

Berikut bunyi pasal 5 ayat 1 dan 2:

(1) Gaji, Pensiun, Tunjangan, atau Penghasilan ketiga belas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 diberikan paling banyak sebesar penghasilan pada bulan Juli.

(2) Dalam hal penghasilan pada bulan Juli sebagaimana dimaksud pada ayat (1) belum dibayarkan sebesar penghasilan yang seharusnya diterima karena berubahnya penghasilan, kepada yang bersangkutan tetap diberikan selisih kekurangan Gaji, Pensiun, Tunjangan, atau Penghasilan ketiga belas.

Sebagai catatan, merujuk pada pasal 6 dan 8, pembayaran gaji ke-13 meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan. Tidak termasuk tunjangan kinerja (tukin).

Add a Comment