Viral !! Harga Tambal Ban 600 Ribu, Pemilik Bengkel : Memang Segitu Harganya

PrimaBerita – Sebuah foto kwitansi seorang pemilik mobil usai dari bengkel menjadi viral di media sosial gara-gara dalam kwitansi tersebut harga untuk tambal ban Rp 600 ribu. Pemilik mobil yang menjadi korban pun menjadi geram dan menceritakan pengalamannya itu di Instagram.

Dalam kwitansi tersebut tertulis nominal harga tambal ban yang selangit itu Rp 600 ribu untuk ongkos jasa dan jenis tambal ban. Unggahan oleh aku instagram @chieagoestine itu pun viral. Banyak yang mempertanyakan harga tambal ban yang melampaui batas alias terlalu mahal.

Pemilik akun menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya melalui instastory. Ia mengatakan bahwa telah membayar biaya tersebut hanya saja kecewa dengan harga yang sangat tidak wajar tersebut.

“Untung bawa uang segitu, bayangin klo lg bawa uang 100 rb… apa gk bingung gk karuan…Kecewa dunk.. knp gk dkasih tau dr awal harganyaaaaaa. Ngerasa dikerjain Emejing banget cara ngerjain saya dg memanfaatkan ketidak tauan costumer pd dunia pertambal banan…,” ujar pemilik akun dalam curhatannya, Sabtu (5/7/2020).

Keluar dari bengkel, pemilik akun, Agustine (39), sempat komplain melalui WhatsApp dengan petugas bengkel tambal ban. Tetapi lagi-lagi ia kecewa dengan jawaban dari petugas bengkel.

“Sempat saya WA dan ngeselin banget jawabannya. Intinya ngomongnya begini, ‘sudah dirapikan tapi kok tetep ngersulo (menggerutu)’. Yang membuat saya kecewa itu, kenapa kok tidak memberitahukan harga. Langsung saja garap dan harganya selangit gitu,” kata Agustine.

Klarifikasi pemilik bengkel

Menanggapi viralnya tambal ban dengan harga selangit itu, bengkel Dian Tubles angkat bicara. Bengkel tambal ban di Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi, itu mengakui harga servis dan tambal ban silikon memang Rp 600 ribu.

Petugas bengkel Dian Tubles, Eko, mengaku patokan harga tersebut berdasarkan ukuran ban dan letak posisi kebocoran. Selain itu, mesin yang digunakan juga mahal dan bahan harus dipesan secara online.

“Iya, memang segitu harganya, Rp 600 ribu. Itu nggak bongkar-pasang,” ujar Eko.

“Kan satu ban dipress itu Rp 250 ribu. Jadi kita lihat kondisi,” kata Eko lagi.Harga tambal ban press silicon Rp 250 ribu. Sementara itu, untuk penambahan, menurutnya, melihat kondisi kerusakan ban dan posisi ban yang rusak.

Untuk alasan tidak memberikan sosialisasi harga sebelumnya, pihak bengkel mengaku kondisi bengkel saat itu ramai pelanggan.

“Kemarin kan ada notanya. Kalau mau komplain, bisa, bilang. Waktu kemarin itu keadaan bengkel ramai. Karena tenaganya cuma dua,” tandas Eko.

Add a Comment