Cara Menghilangkan Bau Kaki Membandel Selamanya

PrimaBerita – Bau kaki memang sangat menggangu, selain membuat percaya diri menurun juga membuat malu kalau aromanya sudah tercium orang lain. Agar terhindar, ketahui cara menghilangkan bau kaki membandel selamanya.

Berikut 9 Cara menghilangkan bau kaki membandel selamanya :

1. Jaga kebersihan kaki

Waktu terbaik untuk mencuci kaki adalah pada mandi pagi dan sore hari setelah beraktivitas. Tak lupa, lap kaki sampai benar-benar kering, khususnya pada jari-jari kaki.

Untuk perawatan harian, oleskan sedikit alkohol pada kapas ke kaki setiap malam. Ini akan membantu mengeringkan kaki. Hindari mengoleskan cairan alkohol ke kulit yang pecah-pecah atau terdapat lecet. Selain itu, perhatikan kondisi kuku. Jangan biarkan kotor dan terlalu panjang.

2. Rendam dengan air lemon

Lemon dapat digunakan untuk mengurangi bau pada kaki karena kandungan anti bakteri yang dapat mematikan bakteri penyebab bau kaki.

Peras sekitar enam buah lemon ke dalam baskom, kemudian campurkan dengan air hangat setengah baskom. Lalu rendam kaki selama lima belas menit agar bakterinya mati.

3. Cuci kaki dengan sabun anti bakteri

Jika tak ingin repot, belilah sabun anti bakteri. Seperti namanya, sabun anti bakteri digunakan untuk menghilangkan bakteri penyebab masalah kulit seperti bakteri pada kaki.

4. Menghilangkan bau kaki dengan kopi

Kandungan kafein pada kopi dapat menyerap senyawa sulfur yang menyebabkan aroma busuk pada kaki.

Masker kopi bisa diracik sendiri di rumah dengan mencampurkan bubuk kopi yang diseduh dengan sedikit air panas lalu aduk sampai mengental menjadi pasta. Oleskan pasta kopi ke permukaan kulit kaki dengan merata. Diamkan sekitar lima belas menit lalu bilas dengan air bersih.

5. Scrub garam

Menghilangkan bau kaki dengan garam sebenarnya sudah banyak diketahui orang karena cara ini terbilang cukup efektif. Garam dapat mengurangi kelembapan pada kaki dan juga membasmi bakteri penyebab bau kaki. Tuangkan garam ke dalam air dengan proporsi kurang lebih 1:5, kemudian rendam kaki selama 15-20 menit lalu keringkan sampai bersih.

6. Rendam dengan air teh

Cukup basuh kaki dengan teh yang telah diseduh dengan air hangat. Jika sempat, rendam kaki ke baskom berisi air teh dan garam selama kurang lebih dua puluh menit.

7. Rajin cuci sepatu

Meski sudah melakukan perawatan kaki namun sepatu masih kotor penuh dengan bakteri, semua yang telah dilakukan itu akan sia-sia. Karena membiarkan sepatu kotor dan lembap sama dengan membiarkan kaki kembali bau lagi.

Cuci sepatu setidaknya seminggu sekali agar pertumbuhan bakteri di sepatu terhambat. Jika tidak sempat mencuci sepatu, setidaknya sering-sering jemur sepatu di bawah sinar matahari dan taruh di tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari juga menggunakan sepatu yang ketat.

8. Pakai kaus kaki katun

Sifat katun membuat keringat dapat terserap dan menguap sempurna. Keringat yang terserap sempurna tidak akan mengenai kulit kaki sehingga membuat kaki selalu kering.

Hindari kaus kaki berbahan serat sintetis yang biasanya bertekstur licin dan tipis. Meski tipis dan nyaman di kaki namun daya serap terhadap keringat tidak bagus, sehingga keringat akan terperangkap dalam sepatu.

9. Gunakan antiperspirant

Semprot antiperspirant pada kaki menjelang tidur pada malam hari. Antiperspirant akan bekerja optimal ketika kita tidur. Antiperspiran memang difungsikan untuk mengurangi produksi keringat, sehingga pertumbuhan bakteri pada kaki dapat berkurang signifikan.

Sumber artikel :  PrimaDaily.com

Add a Comment