Tunjangan Hari Raya Terancam Punah Akibat Virus Corona

Tunjangan Hari Raya Terancam Punah

PrimaBerita – Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan terancam punah karena dunia usaha sedang terpukul akibat virus corona (Covid-19) yang mewabah di Indonesia. Seperti yang diketahui ribuan masayarakat Indonesia telah terinfeksi virus ini.

Begitu pula dengan orang yang memiliki usaha, seperti agen travel, hotel dan lain sebagainya. Kedua usahan tersebut yang akan menurun hasilnya dan tunjangan hari raya pun terancam mulai punah.

Para pengusaha berharap pemerintah dapat kembali melonggarkan kebijakan ketenagakerjaan seperti kebijakan soal PHK dan THR.

“Untuk THR, pengusaha tidak akan sanggup bayar sebab tak ada pemasukan dari Februari sampai April ini, untuk itu kalau bisa dilonggarkan peraturan ketenagakerjaannya atau diberi kebijakan baru terkait situasi darurat ini,” kata Sekjen Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline, Rabu (1/4/2020).

Sementara itu Ketua Umum Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan banyak opsi yang sudah disampaikan pengusaha. Ada yang ingin membayar setengahnya saja, ada juga yang mau membayar penuh tapi dicicil.

“Ini memang ada teman-teman kita mungkin mau bayar full, tapi terkendala karena terdampak langsung. Ada juga yang 50%. Ada juga yang tetap komit, tapi boleh nggak dicicil, jadi tidak semua. Ujungnya karena apa? Cashflow lah ini,” kata Rosan, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2020).

Tapi pemerintah tegas bahwa pengusaha wajib membayar THR ke karyawan sebagaimana mestinya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembayaran THR bagi seluruh pengusaha khususnya sektor swasta hukumnya wajib. Sebab hal itu sudah diatur oleh undang-undang.

Add a Comment