Begini Reaksi Tubuh yang Terjadi Saat Berhenti Mengonsumsi Gula

PrimaBerita – Gula hadir dalam banyak makanan dan minuman, meski tidak sehat untuk tubuh banyak orang tetap mengonsumsinya. Berhenti mengonsumsi gula akan memberikan reaksi pada tubuh anda.

Gula adalah suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan komoditi perdagangan utama. Gula paling banyak diperdagangkan dalam bentuk kristal sukrosa padat. Gula sederhana, seperti glukosa (yang diproduksi dari sukrosa dengan enzim atau hidrolisis asam), menyimpan energi yang akan digunakan oleh sel.

Berikut reaksi tubuh yang terjadi saat berhenti mengonsumsi gula

1. Suasana hati berubah drastis

Gula melepaskan hormon dopamin dan serotonin di otak. Kedua hormon tersebut dikenal sebagai pencipta rasa bahagia. Dengan kata lain, semakin banyak gula yang Anda konsumsi, semakin baik perasaan Anda.

Hal yang berbeda akan terjadi saat Anda berhenti mengonsumsi gula. Tubuh akan mengalami penarikan yang tidak nyaman bagi otak. Beberapa orang bahkan mengalami kelelahan, sakit kepala, atau perasaan sedih.

Baca juga : Hindari Risiko Penyakit Jantung dengan 7 Makanan Sehat Ini

2. Warna kulit akan semakin jelas

Konsumsi gula yang tinggi pada gilirannya dapat memicu peradangan pada kulit. Akibatnya, elastisitas dan kolagen–yang membuat kulit terlihat bercahaya–menjadi rusak dan menimbulkan kerutan.

Dengan mengurangi asupan gula, kulit akan lebih bercahaya. Mengurangi asupan gula dapat membantu memperbaiki kulit dengan memperkuat elastin dan kolagen serta mengurangi tingkat peradangan.

3. Kualitas tidur membaik

Putus hubungan dengan gula pada awalnya akan membuat Anda sulit tidur. Namun, dalam beberapa pekan setelahnya, Anda akan mendapatkan kualitas tidur yang lelap.

Baca juga :Gejala Penyumbatan Jantung yang Ini Harus Anda Waspadai

Kualitas tidur yang membaik muncul karena gula rafinasi dapat mengurangi tingkat slow wave sleep (SWS), tidur restoratif yang mengonsolidasikan memori dan informasi sepanjang hari, tidur dengan gerakan mata cepat (REM), serta fase mimpi.

Mengurangi asupan gula akan menurunkan intensitas terbangun di malam hari.

4. Berat badan menurun

Mengonsumsi gula dalam jumlah berlebihan dapat berkontribusi pada penambahan berat badan. Namun, mengurangi gula hanya salah satu faktor untuk menurunkan berat badan.

Add a Comment