PrimaBerita – Cara memudarkan bekas luka pasca operasi caesar tentu harus dilakukan, baik itu dengan cara bagaimana pun agar penampilan pada tubuh tidak terganggu dan percaya diripun akan kembali.

Wanita yang pernah menjalani operasi caesar umumnya memiliki bekas luka di bagian bawah perut. Salah satu cara memudarkan bekas luka operasi caesar, termasuk yang membentuk keloid, adalah menggunakan gel khusus untuk memudarkan bekas luka.

Cara Memudarkan Bekas Luka Operasi Caesar

Gel oles yang mengandung cyclopentacyloxanedimethicone, dan vinyl dimethicone ascorbyl tetraisopalmitate merupakan turunan silikon. Bahan-bahan tersebut bekerja dengan cara menekan produksi kolagen, mengurangi peradangan, dan melembapkan kulit, sehingga akan memperbaiki tampilan bekas luka di kulit. Kandungan tersebut terbilang aman digunakan untuk memudarkan bekas luka, dan jarang menimbulkan risiko iritasi pada kulit.

Penggunaan obat oles ini dapat membantu menyamarkan tampilan bekas luka pada kulit. Namun untuk memudarkan keloid secara menyeluruh atau bekas luka yang tebal dan luas, dibutuhkan penanganan lebih lanjut ke dokter.

Beberapa orang lebih berisiko mengalami bekas luka keloid akibat operasi caesar. Misalnya orang beretnis Asia, berusia di bawah 30 tahun, dan memiliki orang tua dengan keloid. Mengoleskan gel khusus untuk memudarkan bekas luka, segera setelah luka kering, dapat mencegah terbentuknya keloid.

Perawatan Luka Pasca operasi Caesar

Agar bekas luka operasi caesar tidak berkembang menjadi keloid atau jaringan hipertrofik, dibutuhkan perawatan luka operasi caesar yang tepat, yaitu dengan melakukan hal berikut:

  • Cuci tangan dengan sabun sebelum membersihkan luka dan mengganti perban.
  • Bersihkan luka lalu keringkan dengan baik. Caranya, basahi handuk dengan air hangat yang sudah dicampur sabun, lalu usapkan perlahan-lahan ke area luka. Keringkan dengan handuk bersih dan kering dengan menepuk-nepuk secara perlahan.
  • Hindari penggunaan sabun antibakteri, iodine, alkohol, hidrogen peroksida, losion, dan bedak di sekitar luka, karena dapat merusak kulit dan memperlambat penyembuhan.
  • Ganti perban setiap hari. Menutup luka dengan perban dapat melindungi luka dari infeksi dan mempercepat penyembuhan.
  • Anda disarankan tidak mandi dalam waktu 24 jam setelah operasi caesar. Meski demikian, Anda tetap bisa membersihkan tubuh dengan cara mengelap menggunakan handuk kecil yang sudah direndam air hangat.
  • Jangan tuangkan sabun atau produk pembersih lainnya secara langsung di atas permukaan luka, selama luka masih dalam proses penyembuhan.
  • Hindari mengangkat beban berat, naik-turun tangga, atau melakukan olahraga berat selama proses penyembuhan. Anda juga disarankan untuk tidak berhubungan seks selama 4-6 minggu pasca operasi caesar, atau sesuai petunjuk dokter.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung ke arah luka, karena hal ini dapat membuat luka menjadi berwarna gelap.
  • Gunakan pakaian dalam berbahan katun dan tidak terlalu ketat.
  • Tahan luka bekas operasi caesar saat batuk, bersin, atau tertawa.
  • Hindari berendam dan berenang, sesuai anjuran dokter.

Selain itu, istirahat yang cukup, mencukupi kebutuhan air, dan banyak mengonsumsi makanan bergizi terutama sayuran dan protein, dapat membantu mempercepat penyembuhan bekas luka akibat operasi caesar. Jika bekas luka terlihat atau terasa mengganggu, Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.