Soal Penghargaan Diskotek, GNPF Ulama Bela Pemprov DKI

PrimaBerita – Pemprov DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan penghargaan Adikarya Wisata kepada 31 perusahaan atau tempat usaha, Salah satunya adalah diskotek Colosseum.

Menanggapi hal itu Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak membela Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberikan penghargaan Adikarya Wisata kepada diskotek Colosseum. Menurutnya, tidak ada yang aneh dari pemberian penghargaan tersebut.

Baca juga : Penyebab Banjir Di Ibu Kota, Pemprov DKI Tidak Menyalahkan Bogor

Yusuf seolah risih dengan beragam komentar di jagat media sosial yang menyudutkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penghargaan tersebut. Ada sejumlah alasan mengapa Yusuf memberikan pembelaan.

Yusuf menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak melanggar peraturan tertentu ketika memberikan penghargaan Adikarya Wisata kepada diskotek Colosseum. Karenanya, tidak ada yang salah.

Pemberian penghargaan juga telah melewati berbagai pertimbangan. Misalnya, diskotek Colosseum memiliki peran dalam menyerap tenaga kerja serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan perkembangan pariwisata di ibu kota.

Dia heran ketika penghargaan kepada Colosseum diberikan dipertanyakan banyak orang. Padahal, kata Yusuf, ada pihak lain yang juga diberikan penghargaan serupa namun hanya Colosseum yang dijadikan polemik.

Yusuf yakin Anies telah menimbang banyak hal. Terutama soal peraturan. Menurutnya, Anies pasti telah memahami segala jenis norma hukum sebelum memutuskan untuk memberikan penghargaan kepada Colosseum.

Baca juga : Ini Bocoran Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Jokowi

Yusuf lalu menegaskan bahwa masyarakat akan selalu mendukung Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta. Asalkan tidak melanggar peraturan atau norma-norma hukum yang berlaku.

Dia pun berharap Anies terus konsisten selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan tidak melanggar peraturan perundang-undangan. Yusuf pun ingin Anies terus memantau tempat-tempat usaha dan tidak sungkan bertindak tegas jika ada pelanggaran.

Add a Comment