Loading...
Editor Choice Kesehatan

Pola Makan yang Mengurangi Stres

Prima Berita – Jika selama ini tuntutan pekerjaan, sekolah, atau hubungan dengan orang-orang terdekat lebih erat dikaitkan sebagai penyebab stres, ternyata masih ada faktor lain yang sering luput dari perhatian. Ketika sedang stres, coba ingat-ingat apa saja yang sering atau jarang diperhatikan akhir-akhir ini. Stres adalah hal normal yang pernah dialami oleh setiap orang. Kondisi stres bisa berdampak negatif jika sering terjadi dan berkepanjangan. Stres berlebihan tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, namun juga kesehatan secara umum.

Faktanya pola makan harian mempunyai peranan besar sebagai sumber stres. Kuncinya adalah disiplin menjaga pola makan untuk mengurangi stres, sehingga tubuh serta pikiran lebih bahagia. Ikutilah tips-tips di bawah ini untuk mengatasi stress.

Makan sumber karbohidrat kompleks

Tubuh akan melepaskan banyak hormon kortisol dan adrenalin guna mempersiapkan tubuh dalam situasi stress, namun kadar zat serotonin yang bertugas untuk memperbaiki suasana hati justru menurun. Mengkonsumsi asupan karbohidrat kompleks setiap makan seperti roti gandum, biji-bijian, sayuran, maupun buah-buahan dapat mengembalikan kadar serotonin ke kondisi semula. Sebuah penelitian dalam Journal of Nutrition and Food Sciences menjelaskan bahwa konsumsi sumber karbohidrat kompleks akan membantu memproduksi lebih banyak serotonin. Menariknya lagi, asupan karbohidrat juga bisa bekerja sama dengan serat untuk mengoptimalkan kerja pencernaan. Kedua zat gizi tersebut akan membuat proses pencernaan makanan melambat, sehingga aliran hormon serotonin pun bisa lebih stabil.

Loading...

Kurangi asupan lemak

Terlalu banyak makan makanan yang tinggi akan lemak dapat meningkatkan produksi hormon glukokortikoid. Glukorkortikoid adalah kelompok hormon steroid, yang biasanya berperan dalam mendukung kerja metabolisme tubuh yang dalam jumlah berlebih dapat menandakan kalau kalian sedang mengalami stres akut. Terlalu banyak lemak jenuh dan trans dapat berdampak buruk pada keseimbangan hormon di dalam tubuh, salah satunya kadar hormon pemicu dan pengendali stres.

Perbanyak asupan vitamin dan mineral

Tak hanya dibutuhkan untuk menunjang berbagai fungsi tubuh, asupan zat gizi mikro ini juga membantu mengurangi tingkat stres tubuh. Mulai dari vitamin B3, vitamin B6, vitamin B12, vitamin C, magnesium, serta selenium. Apabila kebutuhan vitamin dan mineral tubuh tidak tercukupi dengan baik, risiko munculnya tekanan pada psikologis bisa lebih besar. Bahkan, kekurangan asupan zat gizi mikro bisa mengacaukan keseimbangan hormon pemicu dan pengendali stres pada tubuh.