Bukan Toilet Tempat Paling Kotor Di Rumah. Ini 5 Tempat Terkotor….

PrimaBerita – Beberapa barang di rumah jadi tempat paling kotor sekaligus tempat terbaik untuk pertumbuhan bakteri. Banyak orang beranggapan bahwa kamar mandi menjadi tempat paling kotor di rumah. Padahal, tidak demikian adanya.

“Kamar mandi bukan sarang kuman. Kita cenderung lebih sering membersihkannya dibanding tempat lain,” ujar ahli mikrobiologi University of Arizona, Charles Gerba

Tempat Paling Kotor di Rumah

Dapur menjadi salah satu tempat yang nyaman bagi bakteri untuk tumbuh. Dapur menjadi tempat bagi banyak orang menyiapkan makanan, yang memungkinkan terjadinya penyebaran bakteri Salmonella dan E-Coli.

“Survei rumah baru-baru ini menemukan lebih banyak bakteri di talenan daripada kloset duduk,” ujar Gerba.

Berikut beberapa tempat paling kotor di rumah.

Wastafel

Wastafel pada dapur adalah wadah terbaik untuk bakteri jahat. Kegiatan seperti membersihkan daging mentah di wastafel ditengarai menjadi penyebabnya. Salmonella menjadi bakteri paling banyak yang ditemukan di wastafel.

Spons dan lap

Spons dan lap umumnya digunakan untuk membersihkan wastafel dan barang-barang dapur lainnya. Dengan kebiasaan itu, jangan kaget jika spons dan lap jadi barang paling kotor di rumah.

Gagang lemari es

Lemari es menyimpan setiap kebutuhan memasak harian. Bolak balik membuka dan menutup lemari es adalah kesibukan yang biasa saat aktivitas memasak dilakoni. Tak heran jika gagang lemari es jadi salah satu lokasi terkotor yang ada di rumah.

Selain itu, kebiasaan banyak orang menggantung handuk dapur yang telah terkontaminasi di gagang lemari es juga jadi penyebab banyaknya bakteri di lokasi ini. Handuk dapur umumnya digunakan untuk membersihkan tangan.

Handuk

Ganti handuk mandi setidaknya tiga atau empat hari sekali. Bakteri E.Coli tumbuh baik di dalam handuk. Kondisi handuk yang tebal juga membuat bakteri sulit dihilangkan meski telah dicuci. Apalagi jika handuk hanya dicuci dengan air dingin. Gunakan air panas saat mencuci jika ingin handuk benar-benar terbebas dari bakteri.

Kompartemen kulkas

Kompartemen daging kulkas mengandung 36 persen bakteri Salmonella dan E.Coli. Hal yang sama juga terjadi pada kompartemen sayuran yang diisi oleh 14 persen Salmonella dan bakteri listeria.

Add a Comment