Loading...
Sumut

Wall Street Masih Bergerak Santai Menunggu Kesepakatan AS-China

mediasumutku.com | JAKARTA – Perdagangan Kamis (14/11) kemarin Wall Street bergerak tipis. Di mana Dow Jones Industrial Average turun 0,01% ke 27.781,96.

Indeks S&P 500 naik 0,08% ke 3.096,63. Sedangkan Nasdaq Composite turun 0,04% ke 8.479,02.

Pasar saham masih menunggu realisasi kesepakatan dagang fase satu antara Amerika Serikat (AS) dan China. Awalnya, kedua negara berniat meneken kesepakatan pada pertemuan APEC yang akan berlangsung 16-17 November. Tapi, pembatalan pelaksanaan oleh negara tuan rumah, Cile, karena kerusuhan domestik.

Loading...

Hingga kini, kedua negara belum terdengar menentukan tanggal dan lokasi baru untuk teken kesepakatan. “Fase satu dianggap satu hal yang harus tercapai dan sampai sekarang nyatanya tidak,” kata Kristina Hooper, chief global market strategist Invesco kepada Reuters.

China ingin tarif impor yang telah ditetapkan AS dihapus tapi belum melaksanakan pembelian produk pertanian karena flu babi menghancurkan industri daging babi sehingga menurunkan kebutuhan kedelai dari AS.

“Ini menunjukkan bahwa pondasi fase satu goyah dan jika tidak tercapai fase satu, tidak ada harapan kesepakatan lain,” kata Hooper.

Selain dari kesepakatan dagang yang masih samar, sejumlah data ekonomi global masih kurang meyakinkan pasar untuk melaju lebih kencang. Data penjualan ritel, investasi aset tetap, serta produksi industri China melambat pada bulan Oktober. Sementara Jerman bisa mengelak dari resesi dengan pertumbuhan ekonomi tipis, 0,1% pada kuartal ketiga.

Kerusuhan Hong Kong yang masih berlanjut pun menyebabkan penutupan sekolah dan sarana transportasi.

The post Wall Street Masih Bergerak Santai Menunggu Kesepakatan AS-China appeared first on .