Loading...
primaberita-tewas-digiling-mesin-pabrik
Peristiwa

Tewas Tergiling Mesin Pabrik Khalista Alam Di Nagan Raya

Primaberita – Mahmuddin (29) pekerja PT Khalista Alam di Desa Suak Baung, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya mengalami kecelakaan kerja, Rabu (13/11/2019) malam sekira pukul 19.00 WIB. Mahmuddin tewas tergiling mesin pabrik saat ia sedang bekerja hingga tubuhnya remuk.

Korban saat itu sedang mendorong lori kosong namun diduga korban terkena tali kapstan mesin di pabrik yang sedang hidup/menyala dan langsung dililit serta digiling tali sehingga badan remuk dan tewas tergiling mesin pabrik di lokasi.

Baca juga : Tol Terpanjang Di Indonesia Siap Diresmikan Presiden Jokowi Hari Ini

Loading...

Terkait peristiwa itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib dan dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh Polsek Darul Makmur.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto SIK melalui Kapolsek Darul Makmur, Ipda Noca Tryananto mengatakan, setelah mendapat laporan atas musibah ini, pihaknya langsung turun melakukan olah TKP.

“Korban meninggal di TKP. Sejumlah saksi-saksi sudah kami mintai keterangan,” katanya.

Menurutnya, jenazah korban dibawa ke Puskesmas untuk divisum dan kasus tersebut kini dalam proses penyelidikan polisi.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nagan Raya juga menurunkan tim ke PT Khalista Alam.

Tim turun memastikan terhadap laporan, Mahmuddin (29) seorang pekerja/karyawan di perusahaan sawit tersebut meninggal dunia karena kecelakaan kerja.

Jenazah Mahmuddin (29) dikebumikan di kuburan umum Desa Kuala Tadu, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya, Kamis (14/11/2019).

“Pemakaman di Kuala Tadu sesuai permintaan keluarga karena korban merupakan warga Kuala Tadu,” katanya.

Terkait : Fakta Gempa Magnitudo Maluku Utara, Tsunami 9 Cm Hingga 19 Kali…

Fakta Pelaku Bom Bunuh Diri, Lolos Penggeledahan Polisi Hingga…

Keuchik Alue Geutah, Darul Makmur, Subekti mengatakan, korban selama ini menetap bersama istrinya, Sri Wahyuni dan seorang anak berusia setahun di Desa Alue Geutah.