primaberita-atap-jpo-dibuka
Nasional

Sederet Jawaban Anies Baswedan Mengenai Atap JPO Yang Dibuka

primaberita – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, atap JPO dibuka di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. JPO atau jembatan penyeberangan orang diharapkan dapat memberikan pengalaman baru untuk pengguna.

Dia menyebut pemandangan gedung pencakar langit lebih jelas dari atas JPO tersebut. Hal tersebut disampaikan Anies dalam unggahan di media sosial instagram @aniesbaswedan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menjelaskan keunikan dari koridor JPO Sudirman, yakni adanya jejeran gedung pencakar langit. Sebab selama ini pemandangan itu tidak pernah ditonjolkan sebagai pengalaman tersendiri.

Baca juga : AS-China Gagal Damai Dagang November Ini Hanya Karena….

Bila JPO menghubungkan area, seperti halnya antara dua bangunan gedung, maka atap menjadi keharusan.

Selain itu, Anies menyatakan JPO Sudirman juga tidak terhubung dengan halte Transjakarta. Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyatakan pembukaan atap jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat sudah melalui persetujuan Gubernur Anies Baswedan.

Rencananya tak hanya JPO Jalan Sudirman saja yang akan dibuka atapnya. Kendati begitu Hari masih enggan menyebutkan lokasi detailnya.

Sementara itu, bila konsep JPO untuk terintegrasi dengan Bus Transjakarta hanya akan direvitalisasi dengan konsep berbeda. Layaknya, JPO Gelora Bung Bung Karno (GBK) yang dilengkapi sejumlah fasilitas menarik.

Tujuannya agar yang menyeberang bisa melihat pemandangan. Atap JPO dibuka juga bertujuan agar masyarakat bisa swafoto dengan pemandangan itu.

Hari menjawab kritik yang mengatakan atap JPO dicopot hanya akan merugikan pejalan kaki karena rentan kehujanan dan kepanasan. Menurutnya, JPO-JPO tersebut memang didesain menyatu dengan trotoar yang tak beratap.

Terkait : Terkait Anehnya Anggaran DKI, Anies Beri Tangkisan-Tangkisan Berikut

Siska Oktami (27), salah satu pekerja di Gedung AIA Central Sudirman yang kebetulan siang itu melewati JPO, mengatakan jika memang tujuannya adalah memanjakan mata pengguna, maka caranya bukan dengan mencopot atap, tapi memasang pembatas di kanan dan kiri JPO yang lebih rendah.