Pabrik Tahu Indonesia Teracuni Limbah Plastik Amerika

Primaberita – Pabrik tahu di Indonesia teracuni limbah plastik Amerika Serikat, Hal tersebut dilaporkan oleh media investigasi asal Amerika Serikat, The New York Times.

Laporan New York Times 14 November menyorot pabrik tahu di Tropodo, Jawa Timur. 30 lebih pabrik tahu membakar limbah plastik yang diimpor dari Amerika Serikat.

Baca juga : Destinasi Wisata Tersembunyi Di China Yang Harus Disambangi

Asap dan abu yang dihasilkan oleh plastik yang terbakar memiliki dampak yang jauh dan beracun.

International Pollutants Elimination Network atau IPEN, sebuah jaringan global yang bertujuan untuk menghilangkan polutan beracun. Situs laporan IPEN menyebut dioksin terkait dengan berbagai penyakit serius pada manusia, termasuk kardiovaskular, kanker, diabeter, dan ednometriosis.

Racun yang ditemukan di tanah Tropodo berawal dari limbah yang sudah didaur ulang di Barat. Sebagian besar limbah itu dikirim ke luar negeri, termasuk ke Indonesia. Di mana limbah tersebut dikombinasikan dengan limbah lokal untuk diproses.

Tetapi alih-alih diubah menjadi barang konsumen baru seperti jaket bulu dan sepatu kets. Sebagian besar limbah tidak dapat digunakan untuk didaur ulang dan malah dibuang ke tungku yang menjadi bahan bakar pabrik tahu Tropodo Indonesia.

Jumlah sampah asing yang masuk ke Indonesia melonjak dua tahun lalu setelah Cina menghentikan impor sampah.

Terkait : Alasan Mengapa Pangeran Charles Tidak Menikahi Camilla Sejak Awal

Di Jawa Timur, 11 pabrik kertas beroperasi di selatan Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, dan mengimpor kertas limbah untuk didaur ulang.

Beberapa penadah limbah asing yang tidak bertanggung jawab membuang plastik. Yang tidak diinginkan di negara berkembang dengan memasukkan sebanyak 50 persen plastik dalam pengiriman kertas yang seharusnya, kata Yuyun. Perusahaan lokal mendapat untung dengan menerima pengiriman.

Add a Comment