Terungkap Mitos! Produk Detoks Tanpa Efek Apapun

PrimaBerita – Produk detoks dipasarkan di sejumlah medium, mulai dari media sosial hingga apotek. Grand View Research mencatat, secara global, pasar produk detoks bernilai US$50,92 miliar pada 2018. Angka ini diprediksi akan terus melonjak seiring berjalannya waktu.

“Hati dan ginjal adalah sistem detoks terbaik pada manusia,” ujar ahli kesehatan, Ryan Marino, mengutip New York Post.

Marino menguraikan beberapa produk dan bahan detoksifikasi yang hanya merupakan mitos.

Sauna

Semua penelitian menemukan, mandi sauna memiliki manfaat besar untuk tubuh, termasuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Namun, tidak untuk detoksifikasi tubuh.

“Tubuh tidak akan melakukan detoksifikasi dalam kondisi berkeringat,” ujar Marino. Terlalu banyak berkeringat membuat seseorang kehilangan cairan dan elektrolit.

Arang aktif

Dalam aturan medis, arang aktif diberikan kepada pasien secara oral atau melalui tabung perut untuk mengobati overdosis obat dan insiden keracunan serius. Namun, dikatakan Marino, arang aktif tak berlaku jika diberikan sebagai pasta gigi, masker wajah, atau suplemen.

Teh

ResearchFox memproyeksikan, pasar teh pelangsing dapat mencapai US$11,8 miliar pada 2022. Namun, National Institutes of Health (NIH) memperingatkan bahwa teh detoks dapat menyebabkan diare, dehidrasi, dan ketidakseimbangan elektrolit

Jus detoks

Pasar jus detoks diperkirakan akan mencapai US$8,1 miliar pada 2024. Namun, jus jenis ini tak sepenuhnya baik untuk tubuh.

Marino menyoroti tren jus seledri dan daun ketumbar yang naik daun beberapa waktu ke belakang. Studi menunjukkan, jus ini tak memiliki banyak manfaat. Alih-alih bermanfaat, jus hanya meningkatkan pembuangan mineral penting bagi tubuh seperti magnesium dan kalsium.

“Kami menggunakan khelasi untuk keracunan merkuri parah di rumah sakit sebagai garis pertahanan terakhir karena memiliki efek samping berbahaya,” kata Marino..

Add a Comment