Editor Choice Nasional Peristiwa

Habib Yang Menganiaya Ninoy Karundeng Diungkap Tersangka

Primaberita – Kasus penganiayaan Ninoy Karundeng akhirnya menemukan titik terang. Habib yang menganiaya Ninoy telah diungkap tersangka, Riski Fauzan, membongkar peran ‘habib’ dalam penganiayaan Ninoy Karundeng, diungkap dirinya ikut memukul korban.

Fauzan mengaku melihat habib tersebut ikut memukuli Ninoy. Belakangan, Fauzan baru mengetahui sosok ‘habib’ yang memukul itu bernama Irshad Ahmad.

Ia mengatakan, Irshad memukul dan nendang, dan yang melihat pemukulan itu dilihat rekannya juga Rahmat Ismail alias Baros.

Fauzan mengaku mendengar Irshad sempat menyebut soal kapak untuk mengeksekusi Ninoy. Pengakuannya juga, dia mendengar Irshad menyiapkan ambulans untuk angkut jenazah Ninoy.

Sementara Fauzan mengaku tidak ikut memukuli Ninoy. Dia hanya bertugas menyalin data dari laptop Ninoy Karundeng.

Seorang tersangka, Abdul Basyir Mokodongan, juga mengungkap keterlibatan ‘habib’ itu, dalam wawancara eksklusif dengandi Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Pada saat itu, Basyir tidak mengetahui nama ‘habib’ tersebut. Namun Basyir mengenali wajahnya karena sering terlihat di beberapa aksi.

Basyir baru mengetahui nama ‘habib’ itu adalah Irshad Ahmad belakangan setelah bertemu di kantor polisi.

Basyir juga baru mengetahui bahwa Irshad ternyata bukan seorang ‘habib’. Namun Irshad dipanggil habib lantaran wajahnya yang kearab-araban.

Tetapi Basyir mengaku tidak mengetahui apa yang dilakukan Irshad kepada Ninoy pada saat itu. Basyir juga tidak mengetahui maksud dan tujuan Irshad di masjid saat itu.

Sebelumnya Ninoy mengatakan habib itu punya pengaruh besar terhadap massa. Sebab, semua perkataan sang habib selalu dituruti massa, termasuk ucapan habib soal rencana pembunuhan terhadapnya.

Sang habib disebut Ninoy sempat mengancam akan membunuhnya menggunakan kapak untuk membelah kepalanya dan membuang jasad Ninoy menggunakan ambulans di lokasi-lokasi kerusuhan.

Mengenai habib tersebut telah diungkap tersangka kebenaran nya. Polisi tak mau berkomentar banyak soal ‘habib’ yang diungkap tersangka. Namun polisi terus bekerja mengungkap kasus itu dan sejauh ini sudah menangkap serta menetapkan 8 tersangka.