Yakin Cuma Gara-Gara FED, Rupiah Jadi Mata Uang Terlemah? Ini Alasan

PrimaBerita – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.116 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis (1/8) sore. Rupiah melemah 0,67 persen jika dibandingkan penutupan Rabu (31/7), yakni Rp14.022 per dolar AS. Banyak yang berpendapat rupiah terkapar setelah bank sentral AS The Fed menurunkan suku bunga.

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) mencatat rupiah di posisi Rp14.098 per dolar AS atau lebih rendah dibanding kemarin, yakni Rp14.026 per dolar AS. Pada hari ini, rupiah berada di dalam rentang Rp14.068 hingga Rp14.125 per dolar AS. 

Melemah

Sore hari ini, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia melemah 0,45 persen, yuan China melemah 0,29 persen, rupee India melemah 0,39 persen, yen Jepang melemah 0,28 persen, peso Filipina melemah 0,62 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,47 persen. 

Namun, dolar Hong Kong tercatat menguat 0,02 persen dan baht Thailand menguat 0,14 persen terhadap dolar AS. 

Di sisi lain, pergerakan mata uang negara maju malah terbilang bervariasi terhadap dolar AS. Dolar Australia menguat 0,1 persen, namun poundsterling Inggris melemah 0,34 persen dan euro melemah 0,27 persen. 

Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Semakin Parah! Anies Baswedan Bertanggung Jawab

Add a Comment